Impack Pratama Targetkan Pendapatan Triliunan Rupiah pada 2026

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:07:35 WIB
Impack Pratama Targetkan Pendapatan Triliunan Rupiah pada 2026

JAKARTA - Kinerja solid sepanjang tahun lalu menjadi landasan optimisme PT Impack Pratama Industri Tbk. dalam menyusun peta pertumbuhan ke depan. 

Emiten bahan bangunan ini menatap tahun mendatang dengan target ambisius, seiring penguatan struktur keuangan, ekspansi bisnis, hingga inovasi berkelanjutan yang mulai dikomersialkan. 

Dengan kombinasi strategi tersebut, perseroan meyakini peluang mencetak pertumbuhan berkelanjutan masih terbuka lebar di tengah dinamika pasar.

Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) Haryanto Tjiptodihardjo menyampaikan bahwa perseroan menargetkan pendapatan mencapai Rp5,1 triliun pada 2026. 

Tidak hanya itu, laba bersih juga dibidik berada di atas Rp700 miliar. Target ini ditetapkan setelah perseroan mencatatkan performa yang melampaui ekspektasi sepanjang tahun sebelumnya.

Target Kinerja Berbasis Pencapaian Tahun Sebelumnya

Sepanjang 2025, IMPC mengestimasi pendapatan akan menembus lebih dari Rp4,2 triliun. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 10% dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar Rp3,9 triliun. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih tahun berjalan juga diproyeksikan berada di atas Rp600 miliar.

Haryanto menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari fondasi keuangan yang solid. Neraca perseroan dinilai berada dalam kondisi sehat, didukung oleh arus kas yang kuat. Kondisi ini menjadi modal utama bagi IMPC untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha ke depan.

“Dengan neraca yang sehat serta posisi arus kas yang kuat, kami optimistis dapat mencetak pertumbuhan dua digit secara berkelanjutan setiap tahunnya,” ujar Haryanto.

Optimisme tersebut turut diperkuat oleh konsistensi perseroan dalam menjaga efisiensi operasional, diversifikasi produk, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar yang terus berkembang. Manajemen menilai strategi tersebut relevan untuk menopang target jangka menengah dan panjang.

Strategi Pendanaan dan Ekspansi Usaha

Untuk mendukung agenda ekspansi, IMPC telah menghimpun dana sebesar Rp586,1 miliar melalui aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada semester II/2025. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menerbitkan sebanyak 638,5 juta saham baru.

Dana hasil private placement tersebut disiapkan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus membuka ruang pengembangan kapasitas usaha. Manajemen menilai langkah ini penting guna memastikan fleksibilitas keuangan tetap terjaga di tengah rencana pertumbuhan yang agresif.

Selain memperkuat sisi finansial, IMPC juga terus mendorong inovasi produk sebagai salah satu pilar utama ekspansi. Melalui entitas anaknya, PT Sirkular Karya Indonesia (SKI), perseroan mulai mengomersialkan produk Alduro.

Produk ini merupakan material konstruksi berbahan plastik daur ulang bernilai rendah, termasuk plastik multilapis atau sachet, yang diproses menggunakan teknologi laminasi tanpa perekat berpelarut.

Inovasi tersebut tidak hanya memperluas portofolio produk, tetapi juga sejalan dengan komitmen perseroan terhadap prinsip keberlanjutan. 

Saat ini, total penyerapan sampah plastik di tingkat grup telah melampaui 10.000 ton per tahun, mencerminkan kontribusi nyata IMPC dalam pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular.

Inovasi Produk Berbasis Keberlanjutan

Kehadiran Alduro menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan bisnis ramah lingkungan IMPC. Produk ini menyasar kebutuhan material konstruksi alternatif yang lebih berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sampah plastik bernilai rendah yang selama ini sulit didaur ulang.

Manajemen melihat peluang besar dari tren global yang semakin mengarah pada penggunaan material ramah lingkungan. Dengan dukungan teknologi yang tepat, limbah plastik yang sebelumnya kurang bernilai dapat diolah menjadi produk konstruksi fungsional dengan nilai tambah.

Langkah ini juga memperkuat posisi IMPC sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan finansial, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan. Integrasi aspek keberlanjutan ke dalam model bisnis diharapkan mampu meningkatkan daya saing perseroan dalam jangka panjang.

Aksi Korporasi dan Respons Pasar Modal

Di sisi lain, IMPC juga menyiapkan langkah strategis untuk merespons kondisi pasar modal yang berfluktuasi. Perseroan berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp500 miliar.

Corporate Secretary IMPC Lenggana Linggawati menjelaskan bahwa rencana buyback tersebut mengacu pada kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pelaksanaan buyback dalam kondisi pasar yang bergejolak. 

“Perseroan berencana melakukan pembelian kembali saham yang telah ditempatkan dan dicatat di Bursa Efek Indonesia dengan merujuk pada POJK No. 13/2023, POJK No. 29/2023, serta Surat OJK No. S-102/D.04/2025,” jelas Lenggana.

Periode pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 3 Februari 2026 hingga 2 Mei 2026. Meski demikian, perseroan membuka kemungkinan untuk mengakhiri periode tersebut lebih awal apabila target telah tercapai. Dana buyback sebesar Rp500 miliar tersebut belum termasuk biaya transaksi, komisi perantara, serta biaya terkait lainnya.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali diperkirakan mencapai 166,13 juta lembar saham atau setara dengan 0,30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada investor sekaligus menjaga stabilitas harga saham.

Di lantai Bursa Efek Indonesia, saham IMPC ditutup menguat 7,39% ke level Rp2.180 pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Kendati demikian, secara year to date, harga saham IMPC masih tercatat melemah 44,53%.

Dengan kombinasi target pertumbuhan, inovasi berkelanjutan, serta aksi korporasi yang terukur, IMPC menatap tahun 2026 dengan keyakinan tinggi untuk menjaga momentum kinerja positif di tengah tantangan pasar.

Terkini

Dampak Minum Kopi terhadap Perubahan Tekanan Darah Tubuh

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:49:21 WIB

9 Buah Ajaib Penunjang Umur Panjang Versi Ahli Jantung

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:49:18 WIB

3 Kebiasaan Sehat Usai Makan Stabilkan Gula Darah

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:49:17 WIB