JAKARTA - Jahe dikenal luas sebagai rempah yang tak hanya kaya akan rasa, tetapi juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Selain digunakan dalam berbagai masakan dan obat tradisional, jahe juga menawarkan potensi luar biasa dalam dunia perawatan kulit.
Kandungan senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, serta antioksidan dalam jahe berfungsi untuk mengatasi berbagai masalah kulit, mulai dari jerawat hingga penuaan dini. Apa saja manfaat jahe untuk kulit? Berikut ulasan lengkapnya.
Jahe Membantu Memudarkan Bekas Luka
Jika Anda memiliki bekas luka yang sulit hilang, jahe dapat menjadi solusi alami yang patut dicoba. Jahe mengandung sifat antioksidan yang dapat membantu mempercepat penyembuhan kulit.
Menurut dermatolog Audrey Kunin, MD, jahe memiliki kemampuan untuk memudarkan bekas luka hipopigmentasi, yaitu bekas luka yang warnanya lebih terang daripada warna kulit sekitar. Sifat pengencangan yang dimiliki jahe juga berperan dalam menormalkan warna kulit, membuatnya tampak lebih rata dan cerah.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengoleskan jahe segar pada area kulit yang terpapar bekas luka. Meski efeknya tidak instan, perawatan secara teratur diyakini dapat membantu memudarkan bekas luka dalam beberapa minggu.
Jahe Mengurangi Peradangan dan Iritasi Kulit
Selain bermanfaat dalam mengatasi bekas luka, jahe juga memiliki efek anti-inflamasi yang kuat.
Menurut dokter spesialis kulit Teresa Song, MD, senyawa gingerol dalam jahe sangat efektif dalam mengurangi peradangan, kemerahan, serta pembengkakan pada kondisi kulit seperti eksim, psoriasis, dan jerawat yang meradang. Ini membuat jahe menjadi pilihan alami bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap iritasi.
Sifat anti-inflamasi ini juga berguna untuk meredakan kemerahan akibat jerawat yang meradang, serta mengurangi peradangan pada kulit yang sensitif.
Bagi mereka yang sering mengalami kulit kering atau ruam, produk perawatan yang mengandung jahe dapat membantu menenangkan kulit dan mengurangi gejala iritasi.
Jahe Mencerahkan Kulit Secara Alami
Selain perawatan untuk mengurangi peradangan, jahe juga dapat membantu mencerahkan kulit. Jahe mengandung senyawa gingerdione yang memiliki kemampuan untuk menghambat pembentukan melanin, pigmen yang menyebabkan kulit tampak gelap atau kusam.
Ini menjadikan jahe sebagai bahan alami yang bermanfaat untuk mencerahkan kulit secara perlahan.
Selain itu, kandungan antioksidan dalam jahe juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan radikal bebas. Paparan sinar matahari dan polusi udara dapat menyebabkan kulit terlihat lebih kusam dan mengalami penuaan dini.
Jahe, dengan kemampuannya melawan radikal bebas, membantu kulit tetap cerah dan sehat. Untuk hasil yang maksimal, produk perawatan kulit dengan kandungan jahe dapat digunakan secara rutin.
Jahe Meremajakan Kulit dan Menunda Penuaan
Bagi yang khawatir tentang tanda-tanda penuaan, jahe bisa menjadi bahan perawatan yang sangat berguna. Jahe mengandung antioksidan yang dapat membantu meremajakan kulit, serta menghambat enzim yang memecah kolagen.
Kolagen adalah protein penting yang menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, sehingga dengan menghambat kerusakan kolagen, jahe membantu mencegah keriput dan garis halus yang biasanya muncul seiring bertambahnya usia.
Dermatolog Ava Shamban, MD, menjelaskan bahwa jahe dapat berfungsi sebagai anti-penuaan alami. Jahe yang digunakan secara teratur dapat membantu menjaga kulit tetap kencang dan kenyal, memperlambat proses penuaan yang alami. Dengan pemakaian yang tepat, jahe bisa menjadi alternatif perawatan anti-penuaan yang lebih alami dan minim risiko iritasi.
Jahe Sebagai Solusi Jerawat
Salah satu masalah kulit yang sering dialami banyak orang adalah jerawat. Jerawat tidak hanya disebabkan oleh minyak berlebih, tetapi juga oleh infeksi bakteri yang berkembang di kulit.
Jahe, berkat kandungan senyawa gingerol yang bersifat antibakteri, dapat membantu mencegah timbulnya jerawat serta mengatasi jerawat yang sudah muncul.
Dengan sifat antibakterinya, jahe dapat membantu mengurangi penyebaran bakteri penyebab jerawat. Selain itu, jahe juga memiliki kemampuan untuk menenangkan kulit yang meradang akibat jerawat.
Bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat, penggunaan produk perawatan yang mengandung jahe dapat membantu mengurangi jerawat serta mencegah munculnya jerawat baru.
Cara Menggunakan Jahe untuk Perawatan Kulit
Untuk memperoleh manfaat maksimal dari jahe, penting untuk menggunakan produk yang sudah diformulasikan dengan ekstrak jahe. Jahe dapat ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit seperti serum, krim wajah, dan minyak. Produk-produk ini sudah disesuaikan agar dapat digunakan dengan aman dan efektif pada kulit tanpa menyebabkan iritasi.
Jika ingin mencoba perawatan jahe secara mandiri, Anda bisa membuat masker wajah dari jahe parut, madu, dan jus lemon. Campurkan bahan-bahan ini dengan takaran yang sama, kemudian aplikasikan pada wajah selama 10 hingga 15 menit sebelum dibilas dengan air hangat.
Untuk perawatan tubuh, jahe parut dapat dicampur dengan gula dan minyak zaitun untuk digunakan sebagai lulur yang dapat mengangkat sel kulit mati dan menyegarkan kulit.
Selain itu, jahe juga bisa dikonsumsi secara langsung melalui teh atau campuran minuman lainnya. Mengonsumsi jahe secara teratur tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit tetapi juga untuk tubuh secara keseluruhan, seperti meningkatkan pencernaan dan memberikan efek menenangkan pada perut.
Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan jahe pada kulit yang sensitif harus dilakukan dengan hati-hati. Sebaiknya, coba lakukan tes patch terlebih dahulu untuk menghindari reaksi iritasi atau alergi. Jika kulit Anda rentan terhadap iritasi, pilih produk perawatan yang mengandung jahe dalam bentuk yang sudah diformulasikan khusus untuk kulit sensitif.