Pesan Prabowo Tegaskan Integritas Dan Kedekatan Dengan Rakyat

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:43:01 WIB
Pesan Prabowo Tegaskan Integritas Dan Kedekatan Dengan Rakyat

JAKARTA - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra tidak semata menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan juga momentum peneguhan arah perjuangan politik di tengah tuntutan publik yang terus berkembang. 

Kesederhanaan acara yang digelar justru menonjolkan pesan utama tentang tanggung jawab, kedekatan dengan masyarakat, serta komitmen menjaga amanah negara. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah penekanan penting kepada seluruh kader agar tetap bekerja untuk kepentingan rakyat dan menjaga integritas dalam setiap posisi yang diemban.

Pesan Tentang Kedekatan Dengan Rakyat

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa perayaan ulang tahun partai tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan penuh kekhidmatan. Meski demikian, makna yang disampaikan oleh Prabowo kepada para kader tetap kuat dan jelas.

 “Iya, walaupun perayaan ulang tahun Partai Gerindra ke-18 pada hari ini, 6 Februari 2026, dilaksanakan secara hikmat dan sederhana, tetapi Pak Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra tetap mempesankan kepada seluruh kader untuk tetap bekerja, tetap mendekatkan diri kepada rakyat, dan tetap membangun partai, serta berkomunikasi dengan baik kepada semua pihak. Demikian,” ujar Dasco.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberadaan partai politik harus selalu berpijak pada kebutuhan masyarakat. Kedekatan dengan rakyat bukan sekadar simbol, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata, komunikasi terbuka, serta kesediaan mendengar aspirasi publik. 

Momentum ulang tahun ini menjadi pengingat bahwa legitimasi politik lahir dari kepercayaan rakyat yang dijaga secara konsisten.

Penegasan Sikap Terhadap Korupsi

Selain menekankan kerja untuk rakyat, Prabowo juga memberikan perhatian serius terhadap isu integritas kader, terutama bagi mereka yang mendapat amanah di lembaga negara maupun badan usaha milik negara. Dasco mengungkapkan bahwa pesan tersebut berlaku bagi seluruh kader tanpa pengecualian.

 “Iya, terutama Pak Prabowo kemudian mempesankan kepada para kader, baik yang ada di eksekutif maupun di legislatif, serta juga teman-teman yang mendapat penugasan di BUMN untuk selalu berhati-hati, mawas diri, dan menjaga uang rakyat, dan tidak melakukan perbuatan tercela. Dan tadi sudah disampaikan bahwa apabila ada kader yang melakukan, maka kemudian tidak akan mendapat pembelaan serta perlakuan khusus. Demikian,” kata Dasco.

Pernyataan itu menunjukkan sikap tegas terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Tidak adanya perlakuan khusus bagi kader yang melanggar menjadi sinyal bahwa disiplin internal dan akuntabilitas menjadi prioritas penting. 

Penegasan ini sekaligus memperkuat pesan moral bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Rangkaian Perayaan Yang Digelar Sederhana

Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindra menggelar perayaan HUT ke-18 pada Jumat di dua lokasi berbeda. Perayaan pertama dilaksanakan oleh jajaran Fraksi Gerindra di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada siang hari dengan kehadiran pimpinan dan anggota Fraksi Gerindra DPR RI serta sejumlah pejabat eksekutif Kabinet Merah Putih. 

Agenda kemudian berlanjut di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta, yang dihadiri sejumlah pejabat inti dan tokoh partai dalam suasana tertutup.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menjelaskan bahwa kesederhanaan perayaan dipilih sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di berbagai daerah yang tengah menghadapi bencana. 

“Secara sederhana situasi juga, kita belum sepenuhnya... masih ada beberapa rekan-rekan kita, saudara-saudara kita di beberapa tempat yang masih ditimpa bencana, masih berduka, recovery dari bencana, kita bikin acara yang sederhana dan simpel,” ujar Sugiono di depan kediaman Prabowo.

Keputusan tersebut memperlihatkan upaya partai menempatkan sensitivitas sosial di atas kemeriahan seremoni. Dalam konteks politik, pilihan bersikap sederhana dapat dibaca sebagai pesan solidaritas sekaligus refleksi atas kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dari berbagai musibah.

Arahan Kegiatan Sosial Bagi Kader Daerah

Lebih lanjut, Sugiono menyampaikan bahwa Dewan Pimpinan Pusat Gerindra telah menginstruksikan seluruh kader di daerah untuk merayakan hari jadi partai melalui kegiatan sosial di wilayah masing-masing. 

“Arahannya kemarin saya sampaikan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial, ya. Tapi nanti mungkin ada arahan lebih lanjut apa yang harus dilakukan,” pungkas dia.

Instruksi tersebut menegaskan bahwa peringatan ulang tahun partai diarahkan menjadi momentum pengabdian, bukan sekadar perayaan internal. 

Kegiatan sosial diharapkan mampu memperkuat hubungan kader dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, nilai perjuangan partai diterjemahkan dalam tindakan konkret yang dirasakan publik.

Secara keseluruhan, peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra menghadirkan pesan kuat mengenai tanggung jawab politik, integritas, serta kepedulian sosial. 

Kesederhanaan acara justru menonjolkan substansi arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kader. Penekanan pada kerja nyata untuk rakyat, sikap tegas terhadap korupsi, serta dorongan melakukan kegiatan sosial menunjukkan upaya menjaga kepercayaan publik di tengah dinamika politik nasional. 

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan partai tidak hanya diukur dari struktur organisasi, tetapi dari konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan menjaga amanah negara.

Terkini