JAKARTA - Menjelang periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, kesiapan operasional menjadi faktor krusial bagi penyelenggara transportasi publik.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memahami bahwa kelancaran Angkutan Lebaran tidak hanya ditentukan oleh kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
Dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun terus mematangkan berbagai persiapan secara menyeluruh. Selain memastikan kesiapan lokomotif, rangkaian kereta, dan jalur operasional, penguatan kompetensi SDM menjadi perhatian utama.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap petugas mampu menjalankan tugasnya secara profesional, aman, dan sesuai standar keselamatan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggelar program pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada peningkatan kemampuan awak sarana perkeretaapian.
Program ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi peningkatan frekuensi perjalanan dan kompleksitas operasional selama masa Angkutan Lebaran.
Fokus Persiapan Menghadapi Angkutan Lebaran
KAI Daop 7 Madiun terus mematangkan persiapan dalam menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Periode ini dikenal sebagai salah satu puncak arus penumpang tahunan, sehingga membutuhkan kesiapan yang optimal dari seluruh lini operasional.
Persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, seperti keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia. KAI Daop 7 Madiun menilai bahwa keseimbangan antara faktor teknis dan kompetensi petugas menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Dengan meningkatnya volume perjalanan selama Lebaran, potensi risiko operasional juga ikut meningkat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM dipandang sebagai langkah strategis untuk meminimalkan risiko serta memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.
Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia
Salah satu fokus utama KAI Daop 7 Madiun dalam persiapan Angkutan Lebaran adalah penguatan kompetensi sumber daya manusia. SDM yang andal dan terlatih menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran operasional kereta api, khususnya pada masa dengan intensitas perjalanan tinggi.
Untuk mendukung hal tersebut, KAI Daop 7 Madiun secara konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pembinaan. Program ini dirancang untuk menyegarkan kembali pemahaman petugas terhadap prosedur operasional, standar keselamatan, serta penanganan situasi darurat yang mungkin terjadi di lapangan.
Penguatan SDM ini juga sejalan dengan komitmen KAI dalam mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, diharapkan setiap petugas memiliki kesiapan mental dan teknis dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan Diklat Awak Sarana Perkeretaapian
Sebagai langkah konkret, KAI Daop 7 Madiun menyelenggarakan Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Manual Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Januari 2026.
Diklat ini ditujukan untuk meningkatkan dan menyegarkan kompetensi awak sarana perkeretaapian yang bertugas mengoperasikan sarana dengan penggerak non listrik.
Materi pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman teknis, prosedur keselamatan, serta kesiapan menghadapi berbagai kondisi operasional.
Melalui diklat refreshing ini, para peserta diharapkan dapat memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan perkembangan standar operasional.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan bahwa setiap awak sarana memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan.
Komitmen Pelayanan Aman dan Andal
Penyelenggaraan diklat dan penguatan SDM mencerminkan komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam memberikan pelayanan yang aman dan andal kepada masyarakat. Dengan SDM yang kompeten, KAI optimistis mampu menghadapi tantangan operasional selama Angkutan Lebaran 2026.
Kesiapan SDM yang matang diharapkan dapat mendukung kelancaran perjalanan kereta api, mulai dari keberangkatan hingga tiba di tujuan. Selain itu, peningkatan kompetensi petugas juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan, sehingga pelanggan dapat merasakan perjalanan yang lebih nyaman dan aman.
Melalui persiapan yang terencana dan berkelanjutan, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan.
Langkah ini sejalan dengan upaya KAI secara nasional dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya pada momen penting seperti Angkutan Lebaran.