Harga Pangan Nasional Turun Cabai Bawang Dan Beras Stabil

Senin, 09 Februari 2026 | 11:06:17 WIB
Harga Pangan Nasional Turun Cabai Bawang Dan Beras Stabil

JAKARTA - Pergerakan harga pangan nasional kembali menunjukkan tren penurunan pada awal pekan ini. Badan Pangan Nasional mencatat sejumlah komoditas strategis mengalami koreksi harga di tingkat konsumen, mulai dari cabai, bawang, beras, hingga produk protein hewani. 

Kondisi ini memberi sinyal positif terhadap stabilitas pasokan dan upaya pengendalian harga pangan di pasar domestik.

Berdasarkan Panel Harga Bapanas yang dilansir di Jakarta pada Senin pukul 08.30 WIB, harga cabai rawit merah secara nasional tercatat Rp68.836 per kilogram. 

Angka tersebut turun Rp128 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang berada di level Rp38.246 per kilogram atau turun Rp2.989 dari hari sebelumnya.

Tren Harga Cabai Dan Bawang Menurun

Komoditas hortikultura menjadi salah satu penyumbang utama pergerakan harga pangan nasional. Selain cabai rawit merah dan bawang merah, Bapanas juga mencatat penurunan harga bawang putih bonggol. Harga bawang putih bonggol tercatat Rp37.649 per kilogram atau turun Rp1.369 dari hari sebelumnya.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang berada di angka Rp38.866 per kilogram, turun Rp2.530 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, harga cabai merah besar tercatat Rp36.192 per kilogram atau turun Rp3.175 dari hari sebelumnya.

Koreksi harga cabai dan bawang ini dinilai mencerminkan perbaikan distribusi dan ketersediaan pasokan di sejumlah daerah. Dengan tren tersebut, tekanan harga pada komoditas bumbu dapur utama relatif lebih terkendali dibandingkan periode sebelumnya.

Pergerakan Harga Beras Dan Komoditas Pokok

Selain hortikultura, harga beras di tingkat konsumen juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi dengan kecenderungan menurun. Harga beras premium tercatat Rp15.383 per kilogram atau turun Rp308 dari hari sebelumnya. Beras medium berada di harga Rp13.255 per kilogram, turun Rp142 dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP), harga tercatat Rp12.367 per kilogram atau turun tipis Rp95 dari hari sebelumnya. Sementara itu, beras medium non-SPHP berada di level Rp13.693 per kilogram, turun Rp246 dari sebelumnya.

Di sisi lain, beras khusus lokal tercatat mengalami kenaikan tipis. Harga beras khusus lokal berada di angka Rp15.829 per kilogram atau naik Rp52 dibandingkan hari sebelumnya. Pergerakan harga ini menunjukkan dinamika pasokan yang berbeda antarsegmen beras di pasar nasional.

Komoditas jagung di tingkat peternak juga mengalami penurunan. Harga jagung tercatat Rp6.377 per kilogram atau turun Rp533 dari hari sebelumnya. Adapun kedelai biji kering impor berada di harga Rp10.876 per kilogram, turun Rp43 dibandingkan hari sebelumnya.

Harga Protein Hewani Dan Produk Olahan

Untuk komoditas protein hewani, mayoritas harga tercatat mengalami penurunan. Harga daging sapi murni tercatat Rp136.274 per kilogram atau turun Rp1.000 dari hari sebelumnya. Daging ayam ras berada di harga Rp38.518 per kilogram, turun Rp1.473 dibandingkan hari sebelumnya.

Telur ayam ras juga mencatat koreksi harga. Harga telur ayam ras berada di angka Rp30.025 per kilogram atau turun Rp696 dari hari sebelumnya. Penurunan harga protein hewani ini menjadi sinyal positif bagi konsumen di tengah upaya menjaga keterjangkauan pangan.

Di sektor perikanan, harga ikan kembung tercatat Rp45.582 per kilogram atau turun Rp15 dari hari sebelumnya. Harga ikan tongkol berada di angka Rp36.204 per kilogram, turun Rp1.109 dari hari sebelumnya. Sementara itu, ikan bandeng tercatat Rp33.878 per kilogram atau turun Rp2.635 dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk komoditas daging kerbau, harga daging kerbau beku impor tercatat Rp101.917 per kilogram atau turun Rp9.114 dari hari sebelumnya. Sebaliknya, harga daging kerbau segar lokal justru mengalami kenaikan tipis menjadi Rp141.500 per kilogram atau naik Rp48 dari hari sebelumnya.

Minyak Goreng Dan Bahan Pokok Lainnya

Harga gula konsumsi juga mengalami penurunan. Bapanas mencatat harga gula konsumsi berada di level Rp18.008 per kilogram atau turun Rp260 dibandingkan hari sebelumnya.

Pada komoditas minyak goreng, seluruh jenis menunjukkan tren penurunan. Harga minyak goreng kemasan tercatat Rp20.592 per liter atau turun Rp638 dari hari sebelumnya. 

Minyak goreng curah berada di harga Rp17.213 per liter, turun Rp476 dari hari sebelumnya. Sementara itu, Minyakita tercatat Rp17.089 per liter atau turun Rp327 dari hari sebelumnya.

Harga tepung terigu juga bergerak turun. Tepung terigu curah tercatat Rp9.408 per kilogram atau turun Rp383 dari hari sebelumnya. Adapun tepung terigu kemasan berada di harga Rp12.447 per kilogram, turun Rp585 dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, harga garam konsumsi tercatat Rp11.104 per kilogram atau turun Rp501 dari hari sebelumnya. Penurunan harga pada berbagai komoditas ini memperkuat indikasi bahwa pasokan pangan nasional relatif terjaga.

Secara keseluruhan, data Bapanas menunjukkan tren koreksi harga pada sebagian besar komoditas pangan strategis. Kondisi ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas inflasi pangan serta meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Terkini