4 Kombinasi Buah Tidak Sehat Menurut Pakar Gizi Ahli

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02:29 WIB
4 Kombinasi Buah Tidak Sehat Menurut Pakar Gizi Ahli

JAKARTA - Buah kerap dianggap sebagai pilihan paling aman untuk menunjang pola makan sehat. Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan di dalamnya menjadikan buah sebagai menu favorit banyak orang, baik dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi jus dan salad. 

Namun, di balik kesan menyehatkan tersebut, cara mengonsumsi buah ternyata tidak bisa sembarangan. Pakar gizi mengingatkan bahwa tidak semua buah aman dikonsumsi bersamaan. Kesalahan dalam mengombinasikan buah dapat memengaruhi proses pencernaan, bahkan berpotensi memicu gangguan kesehatan jika dilakukan secara rutin. 

Oleh karena itu, memahami kombinasi buah yang tepat menjadi langkah penting agar manfaat buah dapat dirasakan secara optimal.

Pakar Gizi Soroti Cara Kombinasi Buah

Konselor diet, Dr. Swathi Reddy, menegaskan bahwa meski buah-buahan kaya nutrisi, cara mengombinasikannya memiliki pengaruh besar terhadap sistem pencernaan. 

Menurutnya, mencampur berbagai jenis buah, atau mengombinasikan buah dengan bahan lain tanpa memperhatikan karakter pencernaannya, dapat memicu gangguan lambung hingga masalah kesehatan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa setiap buah memiliki waktu cerna dan kebutuhan enzim yang berbeda. Ketika buah dengan karakter yang tidak sejalan dikonsumsi bersamaan, tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencernanya. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, kembung, hingga gangguan metabolisme jika berlangsung terus-menerus.

Kombinasi Buah Yang Sebaiknya Dihindari

Berikut beberapa kombinasi buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan;

1. Melon Dan Semangka Dengan Buah Lain

Melon dan semangka sebaiknya dikonsumsi tanpa dicampur dengan buah lain. Kedua buah ini memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan dicerna jauh lebih cepat dibandingkan buah lainnya. Jika dikombinasikan, proses pencernaan bisa terganggu dan menimbulkan rasa begah di perut.

"Melon hanya boleh dimakan dengan melon karena lebih cepat dicerna daripada buah lainnya. Kandungan airnya yang tinggi membuat melon sulit dicerna jika dikombinasikan dengan buah lain," kata Dr. Reddy.

2. Buah Bertepung Dan Buah Tinggi Protein

Buah bertepung seperti pisang sebaiknya tidak dikombinasikan dengan buah tinggi protein, seperti jambu biji, alpukat, kiwi, aprikot kering, dan blackberry. 

Kombinasi ini sering ditemukan dalam salad buah, padahal berpotensi mengganggu sistem pencernaan.
Menurut Dr. Reddy, protein memerlukan lingkungan asam untuk dicerna, sementara pati membutuhkan kondisi alkali. Ketika keduanya dikonsumsi bersamaan, tubuh kesulitan mencerna secara optimal.

3. Buah Asam Dan Buah Manis

Buah asam dan sub-asam seperti jeruk bali, stroberi, apel, delima, dan persik sebaiknya tidak dicampur dengan buah manis seperti pisang dan kismis. 

Kombinasi ini dinilai sebagai salah satu yang paling buruk bagi pencernaan.
Campuran buah asam dan manis dapat memicu mual, asidosis, sakit kepala, hingga gangguan pencernaan jika dikonsumsi berulang kali.

4. Pepaya Dan Lemon

Pepaya dan lemon juga termasuk kombinasi yang sebaiknya dihindari. Meski terasa segar, pencampuran kedua buah ini dapat menimbulkan dampak kesehatan tertentu.

"Anemia atau ketidakseimbangan kadar hemoglobin bisa menjadi salah satu konsekuensi dari pencampuran pepaya dan lemon. Kombinasi ini sangat berbahaya terutama bagi anak-anak," ujar Dr. Reddy.

Buah Dan Sayur Tidak Selalu Cocok Dikonsumsi Bersamaan

Selain kombinasi antarbuah, Dr. Reddy juga mengingatkan agar lebih berhati-hati saat mengonsumsi buah dan sayur secara bersamaan. Kandungan gula yang tinggi pada buah dapat memperlambat proses pencernaan sayuran. 

Salah satu contoh yang disebutkan adalah konsumsi jeruk bersamaan dengan wortel, yang dinilai kurang baik bagi lambung.

Meski demikian, bukan berarti buah harus dihindari. Buah tetap menjadi sumber penting kalium, vitamin C, asam folat, serta antioksidan yang dibutuhkan tubuh. 

Kuncinya terletak pada pemilihan jenis buah dan cara konsumsinya agar manfaat kesehatan dapat diperoleh secara maksimal tanpa menimbulkan gangguan.

Menjaga Pola Konsumsi Buah Agar Tetap Sehat

Para ahli menekankan pentingnya memperhatikan porsi, waktu, dan kombinasi saat mengonsumsi buah. Mengonsumsi buah secara terpisah atau memilih kombinasi yang tepat dapat membantu tubuh mencerna nutrisi dengan lebih efisien. 

Dengan begitu, manfaat buah sebagai sumber nutrisi alami tetap dapat dirasakan tanpa risiko gangguan pencernaan.

Kesadaran akan cara konsumsi buah yang benar menjadi langkah sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Dengan memahami karakter masing-masing buah, tubuh dapat memperoleh asupan nutrisi secara optimal dan terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Terkini