JAKARTA - Lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri selalu diiringi peningkatan kebutuhan layanan telekomunikasi. Aktivitas komunikasi, akses media sosial, hingga transaksi digital biasanya melonjak tajam, terutama di wilayah jalur mudik dan pusat keramaian.
Mengantisipasi hal tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison memastikan kesiapan jaringan di wilayah Circle Java agar pelanggan tetap terhubung tanpa hambatan.
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memastikan Ramadan dan IdulFitri 2026 di Circle Java, yang mencakup wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Bali & Nusa Tenggara, berjalan lebih nyaman, lebih aman, dan tetap nyambung dengan memperkuat jaringan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 titik keramaian.
EVP-Head of Circle Java Fahd Yudhanegoro mengatakan mengusung semangat You Only Need One (YONO) kebaikan di bulan Ramadan, Indosat percaya di momen terpenting, masyarakat hanya membutuhkan satu koneksi yang benar-benar bisa diandalkan, kuat jaringannya, aman digitalnya, dan nyata kepeduliannya.
Penguatan Jaringan Di Jalur Mudik Dan Titik Keramaian
Menurutnya, Indosat Circle Java memperkuat jaringan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 (Point of Interest/titik keramaian) untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan IdulFitri 2026.
Khusus di region Jawa Timur, lonjakan trafik tertinggi terjadi di Pacitan, Trenggalek, Magetan, Ngawi, Madiun dengan prediksi puncak mencapai 17,4%.
“Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri. Tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun di daerah tujuan mudik,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Strategi Brand Dan Inovasi Perlindungan Digital
Melalui brand IM3, Tri, dan HiFi Air, kata dia, Indosat menghadirkan solusi sesuai kebutuhan pelanggan selama Ramadan.
Melalui brand IM3, Indosat meluncurkan kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan”, menghadirkan inovasi perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia melalui fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus).
Didukung teknologi AIvolusi5G, SATSPAM+ memberikan perlindungan real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call dari potensi penipuan digital yang diketahui meningkat signifikan selama Ramadan.
Data Penipuan Digital Dan Ancaman Berbasis AI
Data 2025 menunjukkan kasus penipuan digital selama Ramadan meningkat hingga 34,7%, dengan 89% terjadi melalui WhatsApp dan 64% melalui panggilan telepon.
Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) juga mencatat Pulau Jawa sebagai wilayah dengan konsentrasi laporan penipuan tertinggi, dengan Jawa Timur mencatat 60.533 laporan, tertinggi ketiga secara nasional.
Modusnya semakin canggih. Penipuan berbasis AI seperti deepfake dilaporkan telah menimbulkan kerugian hingga Rp700 miliar. Seluruh pelanggan Paket Ramadan IM3 otomatis mendapatkan perlindungan ini tanpa biaya tambahan.
Komitmen Sosial Dan Program Ramadan Berkelanjutan
“Melalui penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, kampanye edukatif untuk generasi muda, hingga program Surau Berdaya, #LebihBaikIndosat menjadi wujud komitmen kami menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman, lebih aman, dan lebih bermakna. Di Jawa Timur kami menjalankan program ini di Desa Sokogunung, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban.”
Langkah tersebut menunjukkan bahwa kesiapan jaringan bukan satu-satunya fokus perusahaan. Indosat juga menekankan aspek edukasi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari strategi Ramadan tahun ini.
Karena di bulan penuh kebaikan ini, dia meyakinkan, Indosat percaya bahwa ketika koneksi kuat, perlindungan maksimal, dan kepedulian sosial berjalan beriringan, Ramadan akan terasa lebih baik untuk semua. Dengan prediksi lonjakan trafik hingga 17,4% di Jawa Timur, penguatan jaringan dan sistem keamanan digital menjadi kunci menjaga kenyamanan pelanggan selama periode puncak komunikasi.