Menang TKO atas Topuria, Justin Gaethje Rebut Sabuk Juara UFC

Selasa, 16 Juni 2026 | 06:54:01 WIB
Petarung Justin Gaethje mencetak TKO atas juara kelas ringan UFCB [FOTO : NET].

Jakarta - Petarung Justin Gaethje sukses mencetak kemenangan technical knockout (TKO) atas pemegang sabuk juara kelas ringan (70,3kg) Ultimate Fighting Championship (UFC), Ilia Topuria, dalam pergelaran UFC Freedom 2025 di halaman Gedung Putih, Amerika Serikat, Senin WIB.

Gaethje bermain dominan pada ronde pembuka dengan melepaskan kombinasi pukulan yang lebih bertenaga, sebelum akhirnya Topuria bangkit dan nyaris menumbangkan sang juara interim pada ronde kedua lewat serangan beruntun ke arah badan serta upaya kuncian di matras.

Kendali pertarungan setelah momen itu mutasi menjadi milik Gaethje. Petarung yang memiliki julukan "The Highlight" ini mulai menemukan performa terbaiknya lewat kombinasi pukulan serta tendangan ke arah kaki yang menjadi senjata andalannya.

Memasuki ronde ketiga, dominasi Gaethje kian tidak terbendung. Rentetan pukulan telak bersarang di wajah Topuria hingga mengakibatkan luka parah di area mata dan hidung sang juara bertahan. 

Aliran darah segar mengucur dari wajah Topuria, disertai pembengkakan yang diperkirakan mengganggu pandangannya.

Sebelum ronde keempat bergulir, dokter sempat memeriksa kondisi Topuria dan menyatakan dirinya masih sanggup meneruskan duel. 

Rekomendasi tersebut memberikan kans bagi sang juara bertahan untuk berupaya membalikkan situasi di ronde selanjutnya.

Namun, Gaethje tetap bermain menekan sepanjang ronde keempat. Serangan-serangan kerasnya kian memperburuk cedera di wajah Topuria. 

Tiap kali Topuria mencoba menekan, Gaethje selalu dapat menyambutnya dengan serangan balik yang jitu dan teliti.

Kondisi wajah Topuria tampak semakin memprihatinkan saat ronde keempat usai. Tim medis pun kembali melakukan pengecekan, sementara kru sudut Topuria berunding dengan wasit serta dokter laga terkait kelangsungan pertarungan.

Duel akhirnya resmi disetop setelah tim medis menyimpulkan bahwa cedera yang diderita Topuria terlalu berisiko jika dipaksakan berlanjut. Wasit selanjutnya mengetuk palu kemenangan TKO bagi Gaethje.

Hasil manis ini menjadi salah satu torehan paling masif dalam perjalanan karier Gaethje. Seusai bertahun-tahun bersaing di papan atas kelas ringan UFC, jagoan asal Amerika Serikat tersebut akhirnya sukses menggondol sabuk juara dunia sejati yang selama ini diincarnya.

Hasil positif ini juga mempercantik rekor tanding profesionalnya menjadi 28 kali menang dan lima kali kalah.

Raihan gelar juara dunia ini bermakna sangat mendalam bagi Gaethje mengingat didapat setelah melewati dua kegagalan di laga perebutan sabuk kelas ringan. Pada kesempatan terdahulu, ia dipaksa mengakui ketangguhan Khabib Nurmagomedov pada 2020 serta Charles Oliveira pada 2022.

Sebaliknya, hasil minor ini menjadi hantaman keras bagi Topuria. Petarung asal Spanyol yang tersohor dengan daya serang mematikan itu terpaksa merelakan sabuk juara kelas ringan miliknya lenyap sekaligus menelan kekalahan perdana dalam kariernya.

Terkini