Riset APJII 2026: Pengguna Shopee-Lazada Turun, TikTok Shop Naik

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:57:31 WIB
Survei APJII 2026: TikTok Shop Alami Kenaikan Pengguna Terbesar [FOTO : NET].

JAKARTA — Shopee bersama TikTok Shop konsisten menjadi dua wadah belanja daring yang paling melimpah dikunjungi oleh para pengguna internet di Indonesia pada tahun 2026.

 Kendati demikian, bila disandingkan dengan tahun lalu total pengguna yang mengunjungi Shopee mendapati penyusutan, sedangkan di sisi lain TikTok Shop justru menanjak.

Temuan itu tergambar di dalam Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2026 yang digulirkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

 APJII merilis total warga yang terintegrasi dengan internet menembus angka 235,26 juta jiwa atau sebanding dengan tingkat penetrasi internet di angka 81,72% dari keseluruhan populasi Indonesia yang menyentuh 287,89 juta jiwa pada tahun 2026.

Menyandarkan pada perolehan survei, sebanyak 47,5% responden pengguna internet, yang memegang peran selaku pedagang sekaligus pembeli e-commerce, mengonfirmasi membuka Shopee demi berbelanja daring. 

Walau konsisten bertindak sebagai platform yang paling melimpah dimanfaatkan, persentasenya merosot bila disandingkan dengan tahun sebelumnya yang menyentuh angka 53,2%.

Di lain pihak, TikTok Shop nangkring di urutan kedua lewat 33,4% responden yang menjatuhkan pilihan pada platform tersebut. 

Angka ini melonjak tajam bila disandingkan dengan perolehan 27,4% pada tahun 2025 atau merangkak naik 6 poin persentase, sekaligus menorehkan lonjakan paling besar di antara platform e-commerce utama yang masuk dalam survei.

Tokopedia bertengger di urutan ketiga lewat 11,2% responden yang mengunjungi wadah tersebut, merangkak naik dari angka 9,6% pada tahun sebelumnya. 

Kebalikannya, Lazada mendapati penurunan dari posisi 9,1% pada tahun 2025 ke angka 6,2% pada tahun 2026.

Sementara itu platform kompetitor lainnya membukukan level pemakaian yang terhitung minim. Blibli dijatuhkan sebagai pilihan oleh 0,4% responden, melosot dari angka 0,7% pada tahun sebelumnya. 

Di sisi lain, Facebook Marketplace terekam di angka 0,1%, kian mini ketimbang torehan 0,2% pada tahun 2025.

Keunggulan Shopee serta TikTok Shop pun nampak di bermacam rumpun demografi para pengguna internet. 

Menyandarkan pada klasifikasi jender, Shopee bertindak menjadi platform yang paling melimpah dikunjungi baik oleh kaum pria ataupun wanita.

Pada kelompok pria, sebanyak 46,7% responden menjatuhkan pilihan pada Shopee, yang kemudian diekor oleh TikTok Shop sebesar 28,5% serta Tokopedia di angka 14,6%. 

Sedangkan pada kelompok wanita, 47,3% responden mengonfirmasi mengunjungi Shopee. TikTok Shop memperlihatkan daya pikat yang kian tangguh di lingkaran kaum wanita lewat persentase menyentuh 36,8%, bertengger jauh kian tinggi ketimbang pada kelompok pengguna pria.

Menilik dari aspek klasifikasi generasi, Shopee pun menjelma sebagai platform yang paling melimpah dikunjungi di seantero rumpun umur.

 Pada Generasi Z, sebanyak 46,9% responden menjatuhkan pilihan pada Shopee dan sebesar 34,7% memilih TikTok Shop.

Pada rumpun Milenial, Shopee dimanfaatkan oleh 47,2% responden, sementara TikTok Shop menyentuh angka 32,9%. 

Pada kelompok Generasi X, Shopee menorehkan persentase sebesar 47,2% dan TikTok Shop di angka 30,6%.

Sedangkan pada rumpun Baby Boomer, Shopee dijatuhkan sebagai pilihan oleh 46% responden dan TikTok Shop sebesar 29,3%. 

Uniknya, pada kelompok Pra-Boomer, TikTok Shop membukukan level penggunaan yang terhitung tinggi, yakni menyentuh 34,8%, kendati posisinya masih berada di bawah Shopee yang menduduki angka 45,7%.

Terkini