Jakarta - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia membidik distribusi minimal 10 ribu paket logistik bantuan sosial (bansos) untuk warga di bermacam daerah sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 institusi kepolisian tersebut.
"Untuk program dari Mabes Polri sendiri sedikitnya sekitar 10 ribu paket bantuan sosial telah kami siapkan dan salurkan kepada masyarakat. Di waktu yang sama, jajaran Polda juga melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing," kata Ketua Seksi Bansos Mabes Polri Kombes Pol Dery Agung Wijaya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu.
Agenda ini menjadi segmen dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 melalui aksi sosial yang diselenggarakan demi meringankan beban publik sekaligus memperkokoh kedekatan antara jajaran kepolisian dan elemen masyarakat.
Aksi yang digelar di Terminal Kampung Rambutan ini berstatus sebagai titik kelima dari estimasi 15 tempat yang diplot untuk memperoleh logistik sokongan dari Mabes Polri.
Dalam aksi itu, Mabes Polri mendistribusikan 750 paket logistik bantuan sosial bagi warga pra-sejahtera di lingkungan Terminal Kampung Rambutan.
Sokongan tersebut diserahkan kepada bermacam elemen masyarakat, di antaranya para pengemudi transportasi umum, kru bus, pelaku usaha mikro, serta warga sekitar yang sudah tercatat sebelumnya.
Berdasarkan keterangan Dery, agenda bansos yang digulirkan menjelang puncak selebrasi HUT ke-80 Polri ini berstatus sebagai cerminan empati korps bhayangkara terhadap situasi ekonomi warga.
Melalui distribusi logistik tersebut, instansi kepolisian berharap mampu memotong pengeluaran hidup harian masyarakat.
"Diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Ini juga merupakan implementasi dari semangat Polri untuk masyarakat agar semakin dekat dengan warga," ujar Dery.
Alokasi paket bantuan tidak dikhususkan pada entitas tertentu, melainkan menyasar pada kelompok warga yang kondisinya betul-betul memerlukan uluran tangan.
Seluruh penerima manfaat sudah melewati fase pencatatan berkas serta penyelarasan bersama instansi terkait demi menggaransi proses distribusi berlangsung akurat.
Di samping itu, masifnya animo warga dalam agenda tersebut membuktikan jika program bantuan logistik masih sangat dinanti. Demi mengawal kondusivitas sepanjang proses penyerahan, pihak kepolisian menerapkan regulasi antrean serta penyelarasan dengan pelbagai elemen operasional.
Lebih dalam, Dery memaparkan bila proyeksi 10 ribu paket logistik bantuan sosial tersebut berstatus sebagai program yang dikomandoi langsung oleh Mabes Polri.
Pada kurun waktu yang bersamaan, jajaran kepolisian daerah (Polda) di seantero nusantara turut menggelar agenda aksi sosial sejenis, sehingga total warga yang menerima manfaat diproyeksikan bakal terus berlipat ganda.
Di sisi lain, Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menghaturkan rasa terima kasih kepada korps kepolisian atas empati yang dicurahkan bagi masyarakat yang menyambung hidup di kawasan terminal.
Bagi Revi, sokongan yang didelegasikan terhitung amat berfaedah bagi kelompok pekerja informal yang saban hari memeras keringat di lingkungan Terminal Kampung Rambutan.
"Hari ini ada 750 paket bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti sopir angkot, pedagang, dan awak bus. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka," ujar Revi.
Ia juga menaruh harapan agar agenda empati sosial yang dimotori oleh jajaran kepolisian ini tidak sekadar bergulir pada momen perayaan hari lahir instansi saja, melainkan dapat terus dipertahankan selaku wujud kepedulian nyata bagi masyarakat luas.