Kejar Target Produksi, Central Omega (DKFT) Akan Ajukan Revisi RKAB

Kamis, 18 Juni 2026 | 00:56:01 WIB
PT Central Omega Resources Tbk (DKFT)

JAKARTA - PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) berencana mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Juli mendatang. 

Langkah ini diambil untuk menambah kuota produksi bijih nikel perusahaan guna mengoptimalkan kapasitas produksi pada semester II-2026.

Direktur Central Omega Resources, Andi Jaya, mengungkapkan bahwa kuota produksi awal dalam RKAB 2026 mengalami penurunan sekitar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Akibatnya, target penjualan bijih nikel DKFT tahun ini disesuaikan menjadi 1,9 juta ton, lebih rendah dari realisasi penjualan tahun 2025 yang mencapai 3,02 juta ton.

"Kami berencana untuk mengajukan revisi RKAB pada bulan Juli mendatang, dengan target kuota produksi tetap dioptimalkan kembali menuju angka 4 juta ton," kata Andi, Kamis (18/6/2026).

Meskipun produksi pada kuartal I-2026 sempat mengalami penurunan—yakni menjadi 554.376 ton dari 996.598 ton pada periode yang sama tahun lalu—DKFT mencatat kinerja keuangan yang justru impresif. 

Penjualan perseroan tumbuh 20,20 persen secara tahunan menjadi Rp506,01 miliar, sementara laba bersih melonjak 72,97 persen menjadi Rp238,45 miliar hingga Maret 2026.

Andi menjelaskan bahwa pertumbuhan laba tersebut dipicu oleh kenaikan harga jual rata-rata sebesar 43 persen serta strategi pergeseran bauran penjualan (sales mix) yang tepat di tengah kondisi pasar.

Ke depan, DKFT tetap optimis dapat mencapai target pendapatan sebesar Rp1,6 triliun dan laba bersih sebesar Rp628,9 miliar sepanjang tahun 2026. 

Perusahaan berkomitmen untuk terus memantau dinamika pasar dan regulasi agar operasional tambang tetap adaptif dan profitabilitas terjaga.

Terkini