Wamendagri: Layanan Kesehatan Gratis Massal Permudah Warga Papua

Senin, 22 Juni 2026 | 18:47:31 WIB
Kemendagri Sebut Layanan Gratis Percepat Akses Kesehatan di Papua [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menyampaikan bahwa keberadaan program layanan kesehatan gratis berskala massal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua menjadi langkah konkret guna mendekatkan akses kesehatan bagi warga sekaligus menyokong peningkatan mutu sumber daya manusia.

"Penguatan layanan kesehatan massal ini membuka akses kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, juga menjadi bentuk deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat," kata Wiyagus usai melakukan kunjungan pada kegiatan donor darah di Sasana Krida Provinsi Papua, Kota Jayapura, Senin (22/06/2026).

Menurut Wiyagus, agenda ini bukan sekadar menyuguhkan pengobatan langsung kepada publik, melainkan turut berfungsi sebagai instrumen skrining awal atas status kesehatan kelompok masyarakat lewat pengecekan berkala dan aksi sosial lainnya.

"Kegiatan donor darah menjadi bagian dari layanan kesehatan massal memiliki nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial yang tinggi serta memberikan manfaat bagi pendonor maupun penerima darah," ujarnya.

Di sisi lain, Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda Papua Suzana Wanggai memaparkan jika Pemerintah Provinsi Papua menaruh komitmen besar untuk senantiasa melebarkan jangkauan akses fasilitas medis, termasuk lewat pergelaran pos pelayanan terpadu yang menyentuh masyarakat secara langsung.

"Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan layanan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau," katanya.

Berdasarkan penuturan Suzana, jajarannya menaruh harapan agar pelaksanaan bakti sosial kesehatan ini mampu mendongkrak kepedulian warga dalam mengecek kebugaran tubuh secara rutin sekaligus mendorong terciptanya masyarakat Papua yang lebih produktif dan sehat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Berry Wopari mengimbuhkan, instansinya mematok target perolehan 500 kantong darah. 

Dalam rangkaian acara tersebut juga digulirkan pengobatan beserta pemeriksaan medis gratis dengan menggandeng para tenaga medis dari Rumah Sakit Jayapura, Rumah Sakit Tipe B Provinsi Papua, serta tiga puskesmas di Kota Jayapura.

"Kami juga menerjunkan lima dokter spesialis dalam kegiatan itu, terdiri atas spesialis jantung, paru, anak, kesehatan jiwa, dan gizi klinik. Kemudian juga mengerahkan perawat, bidan, apoteker, teknisi bank darah, dan analis kesehatan dengan total sekitar 75 hingga 80 tenaga kesehatan," katanya.

Terkini