Kemnaker dan Pertamina Teken Kerja Sama Pengembangan SDM dan K3

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:38:01 WIB
Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemnaker Kolaborasi dengan Pertamina [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng PT Pertamina (Persero) dalam upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta pelatihan vokasi di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, menyebut kemitraan dengan Pertamina ini sebagai langkah strategis guna memperkokoh ekosistem ketenagakerjaan, khususnya lewat pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar industri.

“Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif terhadap dinamika dunia kerja,” ujarnya.

Ia pun mendorong agar Pertamina dapat menjadi teladan dalam pengelolaan SDM, hubungan industrial, serta penyiapan keterampilan masa depan yang diperlukan berbagai sektor.

“Kami ingin banyak cerita keberhasilan lahir dari Pertamina, termasuk dalam penguatan hubungan industrial dan pengembangan kompetensi SDM,” ujar Yassierli.

Menurutnya, keterlibatan pihak dunia usaha sangat penting dalam menciptakan tenaga kerja yang sesuai standar industri. 

Oleh karena itu, perusahaan diharapkan tidak sekadar menyediakan akses pembelajaran, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan ekosistem pelatihan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kemnaker seiring dengan meningkatnya kebutuhan operasional dalam menjaga ketahanan energi nasional. 

Keberhasilan operasional, tambahnya, tidak hanya bergantung pada infrastruktur, melainkan juga kesiapan SDM di seluruh lini bisnis dari hulu hingga hilir.

Oki menambahkan, ratusan ribu pekerja Pertamina Group harus memiliki kompetensi teknis sekaligus budaya keselamatan yang kuat guna menjamin operasional yang aman dan produktif.

“Di Pertamina Group, keberhasilan operasi dimulai dari SDM yang mengawakinya. Mereka memastikan seluruh proses berjalan aman, produktif, dan berkinerja tinggi,” kata Oki.

Di sisi lain, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan berharap kolaborasi ini menjadi awal pembangunan pusat pengembangan kompetensi keselamatan kerja berstandar nasional hingga regional. 

Ia juga membuka ruang perluasan kolaborasi ke depan, baik untuk pengembangan talenta, digitalisasi, maupun transisi energi menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya ingin sinergi ini menjadi tonggak penting dalam membangun SDM Indonesia yang unggul, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” kata Iriawan.

Terkini