RI Kantongi Izin GACA Isi Penerbangan Empty Leg Pesawat Haji

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:31:02 WIB
Kemenhaj: Garuda Indonesia Berizin Isi Empty Leg Penerbangan Haji [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan bahwa otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA) telah merilis izin resmi bagi maskapai Garuda Indonesia guna memanfaatkan kompartemen kosong atau empty leg ketika proses pemulangan pesawat sewaan haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa penerbitan izin penerbangan ini menjadi angin segar yang lahir dari rentetan proses diplomasi mendalam oleh Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri.

"GACA memberikan izin kepada penerbangan kami, dalam hal ini Garuda Indonesia, untuk mengisi istilah dalam penerbangan itu empty leg. Jadi selama ini pesawat haji kami yang berstatus charter selalu pulang dalam kondisi kosong," kata dia.

Dahnil memaparkan bahwa kendala mengenai armada pesawat yang kembali dalam keadaan tanpa penumpang itu mulanya jadi pusat atensi mendasar dari Presiden Prabowo Subianto, yang selanjutnya menginstruksikan lintas kementerian untuk menelurkan jalan keluar yang riil.

Merespons perintah Kepala Negara tersebut, kata dia, Kemenhaj bersama dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, serta Direktur Utama Garuda Indonesia melangsungkan rapat lanjutan guna mengawal agar arahan tersebut dapat diterapkan semenjak musim haji tahun ini dan periode ke depan.

Dalam rangka memaksimalkan ruang yang senggang pada rute penerbangan pulang itu, instansinya turut menyelaraskan langkah bersama Kementerian Pariwisata untuk memacu pemasaran destinasi wisata domestik supaya dapat ditawarkan secara masif kepada publik Timur Tengah, utamanya warga Arab Saudi.

"Nah, penumpangnya siapa? penumpangnya inilah yang kemudian kami bicarakan dengan Kementerian Pariwisata supaya kemudian mendorong pariwisata kami, objek wisata kami di Indonesia itu bisa dijual ke masyarakat Timur Tengah, khususnya Saudi Arabia," cetusnya.

Dahnil membeberkan keputusan strategis ini diimplementasikan dengan melihat besarnya peluang perputaran modal, di mana angka statistik menunjukkan akumulasi jemaah haji dan umrah asal Indonesia yang bertolak ke Arab Saudi tiap tahunnya menembus 3,2 juta jiwa, yang terbagi atas 3 juta orang umrah dan 221.000 orang haji.

Kemenhaj menghitung volume uang yang berputar dan mengalir ke Arab Saudi dari ceruk tersebut berada di kisaran Rp120 triliun hingga Rp180 triliun, oleh sebab itu Presiden menginstruksikan pendirian tim khusus (task force) demi menekan pengeluaran modal (cash outflow) sekaligus mendatangkan pemasukan modal (cash inflow).

"Jadi ini catatan penting dan mudah-mudahan dari komitmen ini, komitmen Presiden ini, bisa membangun ekosistem ekonomi haji di satu sisi, dan juga pariwisata kami di sisi lain, dan memperkuat national flight kami yaitu Garuda Indonesia," kata dia menegaskan.

Terkini