Prabowo Blak-blakan soal Alasan Polisi dan Tentara Urusi Sawah

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:35:31 WIB
Sebut Sektor Strategis, Prabowo Ungkap Peran TNI-Polri di Pertanian [FOTO: NET].

JASKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pandangan terbuka mengenai aparat kepolisian dan jajaran militer di Indonesia yang ikut serta mengelola urusan sektor pangan. Berdasarkan penilaiannya, bidang tersebut tergolong sebagai lini yang sangat krusial, sehingga membutuhkan andil nyata dari pihak tentara serta kepolisian.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Prabowo tatkala menyampaikan instruksi dan arahan pada agenda Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) di Gorontalo.

Pada bagian awal, Prabowo memaparkan bahwa saat sekarang ini Indonesia tengah berjuang keras guna mewujudkan kemandirian pangan. 

Pihak dalam negeri pun dinilai telah menorehkan keberhasilan dalam menghasilkan komoditas pangan utama layaknya beras serta jagung secara optimal.

"Produksi beras dan jagung kami adalah yang tertinggi sepanjang negara kami berdiri. Ini adalah akibat kerja keras saudara-saudara sekalian. Ini adalah prestasi pertanian Indonesia," ujar Prabowo.

Prasetyo—melalui kapasitasnya sebagai kepala negara—pun melayangkan rasa hormat serta apresiasi tinggi kepada tim kerja yang dinakhodai oleh sederet figur penting, seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, hingga berlanjut menyebut nama Panglima TNI.

"Hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian. Hanya mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia angkatan udara menanam tebu," kata Prabowo.

Prabowo menandaskan bahwa sektor tersebut sejatinya memang berstatus sebagai lini yang sangat vital. Keterlibatan dari pelbagai elemen lapisan masyarakat tersebut diyakini bakal sanggup memacu performa sektor pangan di tanah air.

"Tetapi ini strategis. Indonesia akan bangkit dengan hebat menjadi negara yang hebat," tutur Prabowo.

Terkini