Mentrans: Pendaftar Transmigrasi Patriot dari Kampus Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:17:31 WIB
Program Transmigrasi Patriot Diikuti Lulusan Kampus Dunia [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara membeberkan bahwa Program Transmigrasi Patriot turut diminati oleh pendaftar yang berasal dari perguruan tinggi terkemuka di dunia.

"Makanya, sekarang kami buka pintu juga untuk mereka. Kami juga buka pintu untuk mereka, mereka itu siapa? Kampus yang lain. Tahun ini yang daftar 10.395 sarjana dari 1.952 kampus. Bahkan ada kampus-kampus dunia juga seperti dari Australia, ada yang dari Inggris juga dan sebagainya. Jadi, mereka juga ingin ikut," ujar Iftitah di Jakarta, Jumat (27/06/2026).

Ia menyampaikan bahwa Kementerian Transmigrasi bakal menyelenggarakan pembekalan untuk 1.476 orang Transmigran Patriot yang nantinya bakal ditempatkan ke 53 wilayah transmigrasi.

Menurut Iftitah, jika konsentrasi Transmigrasi Patriot pada periode terdahulu bertumpu pada riset serta pemetaan potensi ekonomi, maka untuk saat ini titik beratnya dialihkan pada pengabdian kepada masyarakat.

"Utamanya ke Papua, kami sudah mengirim 1.000 transmigran Patriot, mereka ini dari 10 kampus mitra utama, tapi ada juga dari 147 kampus nonmitra," katanya.

Iftitah menuturkan bahwa ada banyak generasi muda berikut jajaran kampus nonmitra yang tertarik mengajukan diri dan berkeinginan mengambil peran dalam skema Transmigrasi Patriot.

"Makanya, sekarang kami buka lulusan sarjana manapun boleh ikut," ujarnya.

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membuka peluang bagi kaum muda Indonesia guna berkontribusi secara langsung pada agenda pembangunan nasional lewat Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026, yang merupakan salah satu komponen dari program Transmigrasi Patriot.

Juru Bicara Kementrans Eva Julianti Yunizar mengutarakan bahwa ada banyak kalangan muda yang berkeinginan menyumbangkan dedikasi bagi masyarakat, namun belum memperoleh wadah yang pas guna mengekspresikannya.

Eva menyebutkan, peran serta generasi muda sangat diperlukan demi mengakselerasi transformasi serta kemajuan wilayah, khususnya pada kawasan-kawasan yang berpotensi tumbuh sebagai pusat perekonomian baru.

Kementrans pun menggulirkan program Transmigrasi Patriot guna menjembatani para pemuda dari bermacam latar belakang disiplin ilmu agar ikut andil memajukan potensi daerah transmigrasi, selaras dengan mandat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian.

Skema ini memfasilitasi para pemuda Indonesia untuk melaksanakan pemetaan potensi daerah, mengenali kendala pembangunan, serta menyusun konsep pemikiran yang mampu mendongkrak penguatan ekonomi sekaligus perbaikan kesejahteraan warga setempat.

Pihak Kementerian Transmigrasi pun menegaskan komitmen penuhnya atas aspek keterbukaan dalam tahapan penjaringan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026.

Terkini