Deschamps Akui Perintahkan Pemain Lindungi Mbappe dari Paraguay

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:39:01 WIB
Piala Dunia 2026: Strategi Deschamps Jaga Mbappe dari Main Keras [FOTO: NET].

JAKARTA - Kylian Mbappe tatkala meladeni Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Deschamps berterus terang sampai menginstruksikan para pilarnya yang berpostur kekar untuk membentengi Mbappe di menit-menit krusial menjelang laga bubar. 

Hal itu ditempuh lantaran ia cemas sang striker sekaligus kapten Les Bleus tersebut bakal dijadikan target permainan kasar oleh kubu lawan.

Perancis pada akhirnya sukses mengamankan tempat di perempat final usai memetik keunggulan tipis 1-0 atas Paraguay di Philadelphia Stadium, Minggu (5/7/2026) pagi WIB.

Gol penentu kemenangan itu dilesakkan oleh Mbappe lewat titik putih pada menit ke-70, seusai sang pengadil lapangan memberikan hadiah penalti setelah meninjau ulang tayangan Video Assistant Referee (VAR). Walau sanggup memetik poin penuh, Deschamps menganggap atmosfer pertandingan bergulir teramat keras.

Skuad Paraguay terpantau berulang kali menghentikan aliran bola Perancis lewat pelanggaran taktis dan duel fisik demi meredam dominasi Les Bleus.

"Saya meminta dua pemain yang bertubuh paling besar untuk berdiri di sekitar Kylian pada akhir pertandingan karena mereka akan menebangnya," ujar Deschamps, dikutip dari Associated Press (AP News).

Akui permainan tidak mudah

Berdasarkan kacamata pelatih berumur 57 tahun tersebut, Paraguay menerapkan segala macam strategi demi mengacaukan ritme permainan Perancis.

"Pertandingan itu tidak mudah. Mereka menggunakan segala cara yang ada. Itu mungkin bukan jenis sepak bola yang membuat orang datang ke stadion, tetapi mereka bertahan dengan sangat baik. Selalu sulit menghadapi tim-tim Amerika Selatan," kata Deschamps.

Di sepanjang jalannya laga, Perancis sejatinya sangat mendominasi penguasaan bola. Akan tetapi, armada Les Bleus mendapati jalan buntu untuk membongkar barisan pertahanan Paraguay yang digalang teramat rapat serta agresif dalam setiap bentrokan fisik.

Kebuntuan tersebut baru bisa terurai pada paruh kedua jalannya pertandingan, momen ketika pemain pengganti, Désiré Doué, dijatuhkan oleh Diego Gomez di area terlarang. Selepas mencermati tayangan ulang via VAR, wasit langsung menunjuk titik penalti. 

Mbappe yang bertindak sebagai eksekutor berhasil memperdaya penjaga gawang Orlando Gill demi mengemas gol ketujuhnya di ajang Piala Dunia 2026.

Sumbangsih gol tersebut resmi mengunci langkah Perancis menuju fase perempat final. Tim Les Bleus selanjutnya bakal menantang Maroko, sebuah partai ulangan dari babak semifinal Piala Dunia 2022 silam.

Seusai laga rampung, Mbappe mengonfirmasi bahwa internal skuad Perancis memang sudah mengantisipasi bahwa mereka bakal dihadapkan pada pertempuran yang menguras kekuatan fisik.

"Kami tahu pertandingan seperti apa yang akan kami hadapi. Kalau kami harus bermain keras, kami juga bisa melakukannya. Kami bisa bermain tidak indah. Mereka mungkin mengira kami akan datang dengan memakai tuksedo, tetapi kami siap bertarung," ujar Mbappe.

Bagi dirinya, karakter bermain yang diusung oleh Paraguay merupakan hal lumrah dalam dinamika sepak bola, dan Perancis terbukti sanggup meladeni tantangan tersebut.

"Bahkan dalam pertandingan seperti itu, kami tetap lebih baik daripada mereka. Itulah cara mereka bermain. Tidak ada cara yang benar atau salah dalam sepak bola. Mereka mencoba mengalahkan kami dengan cara itu, tetapi kami yang akhirnya menang," kata Mbappe, dikutip dari Reuters.

Terkini