Said Iqbal Kawal Komitmen Tokopedia/TikTok Terkait Isu Karyawan

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:22:32 WIB
Said Iqbal Batal Datangi ByteDance Usai Tokopedia Pastikan Tak PHK [FOTO: NET].

JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal memberikan penegasan bahwa dirinya bakal terus mengawasi janji dari manajemen Tokopedia/TikTok kepada para pekerjanya selama proses penataan struktur organisasi, dengan tujuan agar semua berjalan selaras dengan kesepakatan yang telah dibuat.

"Saya menyambut baik hasil pertemuan yang dipimpin Pak Sufmi Dasco Ahmad bersama pemerintah dan manajemen perusahaan, karena telah menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menghindari PHK terhadap karyawan Tokopedia dan TikTok," kata Said Iqbal dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (06/07/2026).

Said Iqbal memberikan penekanan bahwa instansinya bakal terus mengawasi realisasi dari janji tersebut, supaya jalannya penataan organisasi benar-benar berlangsung selaras dengan hasil yang telah disetujui bersama dan tidak mengorbankan hak-hak milik para buruh.

Ia menaruh harapan agar janji yang sudah diutarakan di hadapan publik oleh pihak manajemen Tokopedia dan TikTok bisa dijalankan secara konsisten, dengan demikian seluruh rangkaian perombakan struktur perusahaan dapat dilewati lewat jalur komunikasi yang sehat, menghargai hak buruh, sekaligus memelihara kelangsungan bisnis dari perusahaan tersebut.

Said Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya memberikan apresiasi terhadap tindakan responsif yang diambil oleh jajaran pimpinan DPR RI dan pemerintah dalam menjembatani komunikasi antara pihak korporasi dengan para pemangku kepentingan, dengan demikian kecemasan seputar adanya pemangkasan hubungan kerja secara massal dapat ditangkal.

"Oleh karena itu, saya membatalkan rencana kunjungan ke kantor PT ByteDance yang semula dijadwalkan pada Selasa, 7 Juli 2026," ujarnya.

Agenda dari Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, untuk mendatangi kantor PT ByteDance Indonesia selaku perusahaan yang membawahi TikTok dan Tokopedia pada hari Selasa, 7 Juli 2026, telah dikonfirmasi batal terlaksana.

Langkah pembatalan ini disepakati sesudah ditemukannya titik terang pemecahan masalah yang difokuskan untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) pada jajaran pekerja Tokopedia/TikTok.

Kemajuan positif ini didapatkan menyusul adanya agenda rapat di Gedung DPR RI yang dipandu langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta diikuti oleh Menteri Ketenagakerjaan, Presiden Direktur Tokopedia Stevani, beserta jajaran perwakilan manajemen TikTok asal China selaku pemilik dari PT ByteDance yang kini telah mengambil alih Tokopedia.

Di dalam forum tersebut, Presiden Direktur Tokopedia, Stevani, mengutarakan di depan umum bahwa tidak akan ada tindakan PHK yang dijatuhkan kepada kurang lebih 1.250 pekerja Tokopedia/TikTok seperti yang dicemaskan sebelumnya.

Berdasarkan paparan yang disampaikan pihak manajemen, agenda yang tengah bergulir saat ini ialah penataan kembali struktur organisasi serta sumber daya manusia (personnel restructuring) selaku dampak dari proses penyatuan perusahaan sesudah ByteDance mengambil alih Tokopedia, sehingga bukan merupakan agenda pemangkasan pekerja secara massal.

Pihak manajemen turut memaparkan bahwa sejumlah pekerja sudah mengambil opsi untuk mengundurkan diri atas kemauan sendiri dengan mendapatkan paket uang ganti rugi yang disediakan perusahaan, sementara sebagian pekerja lainnya hingga kini masih menanti bergulirnya proses penataan struktur organisasi itu.

Di samping itu, Presiden Direktur Tokopedia menginformasikan bahwa ada kurang lebih 100 posisi kosong di dalam ekosistem TikTok yang dapat diambil oleh para karyawan yang ikut terkena dampak dari jalannya penataan struktur tersebut.

Terkini