Internet Diperkuat, Papua Pegunungan Percepat Pembangunan

Rabu, 08 Juli 2026 | 22:53:31 WIB
Community Gateway Wamena Dongkrak Internet Papua Pegunungan [FOTO: NET].

JAKARTA - Keberadaan Community Gateway Stasiun Bumi Sedang (SBS) di daerah Papua Pegunungan menyulut harapan baru untuk mengakselerasi pembangunan lewat jaringan telekomunikasi.

Community Gateway SBS Wamena, Kabupaten Jayawijaya, merupakan sarana gateway satelit yang bertindak selaku simpul distribusi pokok konektivitas di Papua Pegunungan. 

Fasilitas ini didirikan demi mengatasi sekat jaringan terestrial sekaligus mendongkrak kapasitas serta mutu pelayanan komunikasi di kawasan tersebut.

Kawasan Papua Pegunungan yang memayungi delapan kabupaten tergolong dalam wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga jangkauan perhatian dari pemerintah pusat sangatlah krusial. Kedelapan kabupaten tersebut mencakup Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Yakuhimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, serta Nduga.

Saluran internet di daerah Papua Pegunungan terhitung amat minim, dan kondisi ini menghambat roda pelayanan pendidikan, kesehatan, tata perkantoran, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta urusan vital lainnya yang bertumpu pada sokongan konektivitas internet.

Community Gateway SBS yang didirikan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan ini menyajikan secercah harapan bagi penguatan konektivitas jaringan internet di area tersebut.

Pada mulanya, volume jaringan internet di kawasan ini cuma menyentuh angka 7 Gigabit per detik (Gbps), namun usai konstruksi Community Gateway SBS rampung, kemampuan jaringan internet melonjak dan sanggup menyentuh hingga 40 Gbps.

Pendirian Community Gateway SBS Wamena bertransformasi menjadi langkah terobosan masif yang dieksekusi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI lewat kolaborasi bersama mitra pemerintah, yakni Telkom Grup.

Community Gateway SBS sejauh ini telah didirikan di dua wilayah Tanah Papua, yaitu Kabupaten Merauke (Papua Selatan) dan Kabupaten Jayawijaya (Papua Pegunungan). 

Khusus di Kabupaten Merauke, infrastruktur yang dibangun difungsikan demi backup link, sementara di Wamena disiapkan sebagai jalur pokok konektivitas di Papua Pegunungan.

Lewat akses jaringan internet yang berangsur membaik, maka diproyeksikan pelayanan pendidikan, kesehatan, roda birokrasi pemerintahan, hingga UMKM dapat kian berkembang dan tingkat kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

?“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini memaparkan bahwa Wamena memegang andil strategis sebagai pusat perputaran ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan, akan tetapi masih terbentur hambatan konektivitas lantaran faktor geografis serta minimnya jaringan terestrial.

“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital,” ujarnya.

Mempermudah akses informasi

Pascapendirian Community Gateway Wamena, para murid di lembaga pendidikan mulai tingkatan SD hingga SMA/SMK dapat menjangkau sarana internet secara optimal guna mempermudah penyerapan informasi materi pelajaran.

Di samping itu, para tenaga medis di puskesmas serta rumah sakit kini dapat mendata pelaporan program hariannya lewat sarana internet yang makin stabil. 

Para pegiat UMKM juga bisa dengan gampang memasarkan produk lewat jejaring media sosial, sedangkan proses transaksi pada tiap UMKM dapat dijalankan secara daring lewat pemanfaatan sarana internet tersebut.

Penyusunan laporan keuangan, data kependudukan, hingga dokumen pelaporan lainnya dapat dieksekusi dengan praktis lantaran kapasitas internet di Papua Pegunungan secara kolektif telah meroket sampai 40 Gbps.

Konstruksi Community Gateway Wamena menuai respons yang positif dari pihak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan lantaran menilai proyek ini sebagai langkah terobosan yang luar biasa dari pemerintah pusat.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol memandang pembangunan Community Gateway Wamena ini sejalan dengan spirit akselerasi pembangunan yang tengah digencarkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

Di samping itu, proyek tersebut juga beriringan dengan visi misi jajaran pemerintahannya bersama Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dalam menggenjot pembangunan di delapan kabupaten lewat sentuhan penguatan jaringan internet.

Fiber optik

Demi ekspansi jaringan telekomunikasi pada masa-masa mendatang, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP) mendorong agar wilayah Papua Pegunungan mulai mengadopsi teknologi fiber optik.

Guna merealisasikan instalasi fiber optik, tim KEPP OKP telah melangsungkan peninjauan langsung dengan menelusuri medan penempatan kabel yang bertumpu pada rute trans Jayapura-Wamena. Rentang jarak Jayapura-Wamena sendiri berkisar 585 km.

Langkah ini tentu tidaklah gampang, pun bukan sebuah perkara instan yang sanggup beres dalam waktu satu malam saja. 

Namun, hal ini menuntut skema perencanaan yang matang sekaligus alokasi dana yang masif demi merakit jaringan telekomunikasi yang bermutu di Papua Pegunungan.

“Kabel fiber optik saat ini sudah sampai di Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Nanti akan kami dorong hingga dapat sampai ke Wamena,” kata Ketua KEPP OKP Velix V Wanggai.

Lewat adanya ekspansi konstruksi sarana fiber optik, maka performa jaringan internet ke depannya diproyeksikan bakal makin kokoh di area Papua Pegunungan. Kekuatan transmisinya akan setara dengan yang dinikmati oleh masyarakat di Pulau Jawa.

Maka dari itu, ke depan beriringan dengan makin mapannya pembangunan sarana digital, diharapkan roda akselerasi pembangunan, sektor UMKM dapat melesat naik, para siswa mampu menjangkau akses pendidikan dengan lancar, serta tata pelaporan kesehatan berjalan prima demi mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan publik di Papua Pegunungan.

Terkini