RI Punya 224.256 Koperasi, KopDes Merah Putih Mendominasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 00:02:31 WIB
Hingga Juli 2026, Jumlah Koperasi di RI Tembus 224.256 Unit [FOTO: NET].

JAKARTA — Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendata kuantitas koperasi di Indonesia telah menyentuh angka 224.256 unit sampai dengan awal Juli 2026. Dari akumulasi angka tersebut, Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih bertindak sebagai kategori koperasi dengan jumlah paling mendominasi.

Berlandaskan informasi dari akun Instagram resmi Kementerian Koperasi (Kemenkop) @kemenkop, yang dinukil pada Rabu (8/7/2026), ada sebanyak 224.256 koperasi yang menjalankan aktivitas operasional di hampir tiap lini produktif. 

Sektor data ini menggambarkan kondisi per 7 Juli 2026 pukul 00.25 WIB, yang diimpun dari ODS Mandiri serta Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes).

Pihak Kemenkop mengutarakan bahwa koperasi telah memberikan andil secara langsung bagi perekonomian publik lewat beraneka lini usaha. 

Sumbangsih tersebut nampak nyata dari akumulasi volume usaha koperasi yang menembus nominal Rp260 triliun, memperlihatkan betapa masifnya kekuatan ekonomi kolektif nasional.

“Koperasi hadir di berbagai sektor produktif dan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi bangsa. Kini koperasi telah menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang inklusif, memperkuat usaha masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi dari berbagai lini, mulai dari pangan, produksi, pembiayaan, hingga jasa," demikian keterangan Kemenkop.

Jikalau ditilik dari klasifikasi ragam usahanya, Koperasi Desa Merah Putih menempati urutan selaku rumpun koperasi paling masif dengan kuantitas mencapai 75.024 unit.

Peringkat selanjutnya dihuni oleh Koperasi Konsumen dengan torehan 72.852 unit, yang kemudian dibuntuti oleh Koperasi Produsen dengan capaian 31.841 unit.

Selanjutnya, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) mencatatkan angka 19.403 unit, Koperasi Jasa sebanyak 11.071 unit, Koperasi Kelurahan Merah Putih bertengger di angka 8.626 unit, serta Koperasi Pemasaran merangkum total 5.439 unit.

Pihak Kemenkop menguraikan bahwa keberagaman rumpun koperasi ini diformulasikan secara matang guna memfasilitasi bermacam kebutuhan riil masyarakat, diawali dari ketahanan pangan, sektor aktivitas produksi, rantai pemasaran, sampai dengan fasilitas penyediaan dana.

Sampai kurun 7 Juli 2026, jumlah total keanggotaan koperasi dilaporkan menyentuh angka 34.263.830 jiwa, yang beranggotakan 18.415.213 elemen pria (53,75%) serta 15.848.617 elemen wanita (46,25%).

“Keanggotaan yang masif ini mencerminkan tingginya partisipasi yang inklusif, baik dari kalangan pria maupun wanita, dalam membangun kesejahteraan bersama,” tandasnya.

Terkini