Gas

Gas Ilegal Beredar, Konsumen Diminta Lebih Teliti

Gas Ilegal Beredar, Konsumen Diminta Lebih Teliti
Gas Ilegal Beredar, Konsumen Diminta Lebih Teliti

JAKARTA — Maraknya peredaran Bright Gas ilegal di sejumlah wilayah membuat masyarakat diimbau untuk semakin cermat dan berhati-hati saat membeli tabung gas nonsubsidi tersebut. Tabung gas berwarna pink berukuran 5 kg dan 12 kg ini memang menarik banyak konsumen karena harganya lebih murah dibanding produk resmi. Namun, di balik harga yang lebih terjangkau, tersembunyi risiko keselamatan yang tidak bisa diabaikan.

Bright Gas ilegal kerap menyusup dalam rantai distribusi dan berakhir di tangan rumah tangga, pelaku usaha laundry, peternakan ayam, serta berbagai jenis usaha lainnya. Meski berpenampilan mirip dengan tabung resmi, Bright Gas palsu justru menyimpan ancaman karena isi dan kualitasnya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pihak PT Pertamina (Persero), selaku produsen resmi, menyatakan tidak bertanggung jawab atas tabung gas yang tidak terdaftar dalam jalur distribusi resmi. Keberadaan produk palsu ini di luar kendali perusahaan, namun tetap bisa sampai ke konsumen karena sulitnya membedakan tabung legal dan ilegal secara kasat mata.