JAKARTA – Nilai jual logam mulia pada hari ini, Jumat (26/6/2026), menunjukkan pergerakan yang variatif di bursa domestik. Nilai dagang emas Antam di Logam Mulia terpantau stagnan, sedangkan harga komoditas emas yang ditawarkan oleh Pegadaian mencatatkan kenaikan untuk lini produk Galeri 24 serta UBS.
Merujuk pada publikasi di situs resmi Logam Mulia per Jumat (26/6/2026), harga emas Antam per gram masih bertahan pada posisi Rp2.655.000.
Nominal tersebut tidak mengalami fluktuasi jika disandingkan dengan sesi perdagangan Kamis (25/6/2026).
Di lain sisi, harga buyback emas Antam terkerek naik Rp20.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.320.000 bergeser ke level Rp2.340.000 per gram.
Berbanding terbalik, nilai jual emas yang dipasarkan melalui Pegadaian mencatatkan kenaikan pada pembaruan data siang hari.
Nilai emas Galeri 24 untuk satuan 1 gram melompat Rp9.000 menjadi Rp2.621.000 per gram dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.612.000 per gram.
Sementara itu, nilai jual emas Antam di Pegadaian untuk satuan 1 gram terpantau bergeming di posisi Rp2.762.000 per gram.
Adapun untuk produk emas UBS ukuran 1 gram merangkak naik Rp10.000 menjadi Rp2.634.000 per gram dari harga sebelumnya Rp2.624.000 per gram.
Selain merilis harga jual, pihak Pegadaian turut memperbarui nilai pembelian kembali (buyback). Untuk takaran 1 gram, nilai buyback produk emas Galeri 24 merosot naik ke angka Rp2.458.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.450.000.
Sementara itu, nilai buyback untuk emas Antam serta UBS masing-masing merangkak naik menuju Rp2.450.000 per gram dari posisi sebelumnya senilai Rp2.442.000 per gram.
Rincian Harga Emas Hari Ini 26 Juni 2026
Di bawah ini merupakan rincian nominal untuk harga emas Antam, Galeri 24, beserta UBS per Jumat (26/6/2026).
Harga emas Antam hari ini:
0,5 gram: Rp1.377.500
1 gram: Rp2.655.000
2 gram: Rp5.250.000
3 gram: Rp7.850.000
5 gram: Rp13.050.000
10 gram: Rp26.045.000
25 gram: Rp64.987.000
50 gram: Rp129.895.000
100 gram: Rp259.712.000
250 gram: Rp649.015.000
500 gram: Rp1.297.820.000
1.000 gram (1 kg): Rp2.595.600.000
Harga emas Galeri 24 hari ini:
0,5 gram: Rp1.375.000
1 gram: Rp2.621.000
2 gram: Rp5.179.000
5 gram: Rp12.852.000
10 gram: Rp25.635.000
25 gram: Rp63.742.000
50 gram: Rp127.382.000
100 gram: Rp254.639.000
250 gram: Rp635.034.000
500 gram: Rp1.270.067.000
1.000 gram (1 kilogram): Rp2.540.132.000
Harga emas Antam hari ini di Pegadaian:
0,5 gram: Rp1.434.000
1 gram: Rp2.762.000
2 gram: Rp5.460.000
3 gram: Rp8.164.000
5 gram: Rp13.572.000
10 gram: Rp27.087.000
25 gram: Rp67.587.000
50 gram: Rp135.091.000
100 gram: Rp270.101.000
Harga emas UBS hari ini:
0,5 gram: Rp1.423.000
1 gram: Rp2.634.000
2 gram: Rp5.226.000
5 gram: Rp12.914.000
10 gram: Rp25.692.000
25 gram: Rp64.104.000
50 gram: Rp127.945.000
100 gram: Rp255.789.000
250 gram: Rp639.284.000
500 gram: Rp1.277.066.000
Pergerakan Harga Emas Dunia
Pada kancah global, nilai tukar emas mengalami penguatan pada penutupan sesi perdagangan Kamis (25/6/2026) waktu setempat atau Jumat (26/6/2026) pagi WIB, selepas rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang berjalan selaras dengan ekspektasi pelaku pasar.
Menilik laporan Reuters, harga emas di pasar spot terangkat naik sebesar 0,8 persen menyentuh level 4.032,74 dollar AS per ons, setelah pada awal sesi perdagangan sempat merosot tajam hingga 1 persen.
Pada kurun yang sama, harga kontrak emas berjangka AS untuk siklus pengiriman Agustus ikut menguat berkisar 1 persen menuju level 4.047,60 dollar AS per ons.
Apresiasi nilai emas ini dipicu oleh rilis data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) AS yang dinilai tidak menghadirkan guncangan bagi market.
Situasi tersebut meredakan tingkat kecemasan investor perihal potensi kenaikan tingkat suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam jangka pendek, sehingga memicu pelemahan dollar AS beserta turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengutarakan bahwa perolehan data PCE secara umum telah sejalan dengan ekspektasi pasar.
"Data PCE secara umum sesuai dengan ekspektasi. Pada titik ini, itulah salah satu alasan mengapa pergerakan harga emas hari ini relatif lebih tenang," ujar Meger.
Hasil statistik memperlihatkan inflasi PCE AS merangkak naik 4,1 persen secara tahunan hingga periode Mei 2026.
Capaian ini sinkron dengan kalkulasi prediksi para ekonom yang dihimpun oleh Reuters, sekaligus menandai pertama kalinya inflasi PCE bertengger di atas angka 4 persen terhitung sejak April 2023.
Pascarilis data tersebut, pergerakan dollar AS yang sempat menguat langsung berbalik tertekan. Depresiasi mata uang negeri Paman Sam ini menjadikan nilai komoditas emas terasa lebih murah bagi para pemilik mata uang jenis lain, sehingga mendongkrak gairah investasi pada instrumen logam mulia.
Menilik instrumen data CME FedWatch, pelaku pasar saat ini memproyeksikan peluang eskalasi suku bunga The Fed pada Desember mendatang berada di angka 80 persen, menyusut dari angka 85 persen sebelum rilis data PCE, walau masih bertengger lebih tinggi jika disandingkan dengan angka 61 persen pascarapat kebijakan The Fed pekan lalu.
Kendati begitu, Meger memproyeksikan atensi dari para pelaku pasar ke depan masih akan terkonsentrasi pada dinamika perkembangan inflasi dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan.
"Fokus utama pasar tetap pada tekanan inflasi ke depan. Itulah salah satu alasan mengapa harga emas terus melemah dalam beberapa sesi terakhir," kata Meger.