Prabowo

Prabowo Optimistis Perdamaian Sejati Tercapai di Kepemimpinan Trump

Prabowo Optimistis Perdamaian Sejati Tercapai di Kepemimpinan Trump
Prabowo Optimistis Perdamaian Sejati Tercapai di Kepemimpinan Trump

JAKARTA - Pada Kamis, 19 Februari 2026, Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan keyakinannya bahwa perdamaian sejati dapat tercapai di bawah kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Pernyataan ini diungkapkan Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Perdamaian yang digelar di Donald J. Trump US Institute of Peace di Washington DC. 

Prabowo menegaskan bahwa meskipun tantangan besar akan selalu ada, ia sangat optimistis dengan visi dan komitmen Trump untuk perdamaian dunia, khususnya di wilayah Palestina dan Gaza.

Optimisme Prabowo terhadap Dewan Perdamaian Gagasan Trump

Prabowo Subianto menekankan optimisme yang mendalam mengenai upaya perdamaian global yang dipelopori oleh Presiden Trump. Dalam pidatonya, ia menyatakan, “Kami tahu akan ada banyak rintangan, akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimis dengan kepemimpinan Presiden Trump, visi tentang perdamaian sejati ini akan tercapai.” 

Optimisme ini berakar pada keyakinan bahwa meski jalan menuju perdamaian sering kali penuh hambatan, kepemimpinan yang visioner dan komitmen terhadap tujuan bersama dapat mengatasi semua tantangan.

Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang digagas oleh Trump bertujuan untuk mempercepat tercapainya perdamaian di berbagai kawasan yang sedang dilanda konflik. 

Konsep ini disambut baik oleh Indonesia, yang telah berkomitmen untuk turut berperan aktif dalam inisiatif tersebut, khususnya dalam usaha mencapai perdamaian yang langgeng di Palestina dan Gaza. Prabowo, yang hadir mewakili Indonesia, menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi secara penuh dalam misi perdamaian ini.

Indonesia Berkomitmen pada Perdamaian Gaza

Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia, sebagai negara yang peduli dengan stabilitas dan perdamaian global, tidak hanya memberikan dukungan politik, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata dalam hal pengiriman pasukan. 

Dalam hal ini, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang dipimpin oleh Trump, dan Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mengirimkan lebih dari 8.000 personel militer untuk bergabung dalam misi perdamaian, jika diperlukan.

“Kami akan mengirimkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 orang atau lebih jika diperlukan,” ujar Prabowo. 

Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian internasional, khususnya di wilayah yang rawan konflik seperti Gaza. 

Menurutnya, misi ini tidak hanya soal mengirimkan pasukan, tetapi juga tentang memastikan perdamaian yang berkelanjutan dengan pendekatan yang komprehensif dan diplomatis.

Visi Prabowo tentang Perdamaian di Palestina

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa dengan pendekatan yang tepat, perdamaian di Palestina bisa tercapai. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa meski akan ada berbagai tantangan, ia percaya bahwa perdamaian di Palestina dan Gaza adalah sesuatu yang mungkin dicapai. 

Prabowo menambahkan, “Akan ada masalah, tetapi kita akan menang, kita akan mencapai impian kita akan perdamaian di Palestina, perdamaian, solusi yang langgeng dan damai untuk masalah Palestina dan di Gaza.”

Pernyataan ini menggambarkan keyakinan kuat Prabowo bahwa solusi untuk Palestina tidak hanya terkait dengan gencatan senjata, tetapi juga dengan solusi jangka panjang yang dapat membawa kedamaian bagi seluruh rakyat Palestina. 

Komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi ini tidak hanya tercermin dari dukungan moral, tetapi juga dari kesiapan untuk terlibat langsung dalam operasi-operasi stabilisasi dan perdamaian internasional.

Pentingnya Diplomasi dan Peran Indonesia dalam Perdamaian Global

Indonesia, yang memiliki peran penting dalam politik internasional dan hubungan diplomatik, telah menunjukkan langkah nyata dalam mendukung tercapainya perdamaian di Gaza.

 Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki kedudukan strategis dalam upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Prabowo pun menggarisbawahi pentingnya diplomasi dalam mencapai kesepakatan damai yang langgeng, serta menjelaskan bahwa Indonesia siap untuk memainkan peran aktif dalam proses tersebut.

Dengan kontribusi yang akan diberikan Indonesia, baik dalam hal pengiriman pasukan maupun dalam kapasitas diplomatik, Prabowo berharap akan tercipta perdamaian yang stabil dan berkelanjutan di Palestina dan Gaza. 

Prabowo menambahkan bahwa Indonesia akan terus mendukung upaya perdamaian global, sembari tetap menjaga prinsip-prinsip perdamaian dan kemanusiaan yang menjadi dasar kebijakan luar negeri Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index