EKONOMI360.ID — Lamine Yamal menilai banyak pihak salah memahami esensi Ballon d'Or. Bintang Barcelona itu menegaskan penghargaan tersebut bukan ditentukan oleh gelar Liga Champions atau jumlah gol terbanyak, melainkan murni soal kualitas permainan.
Perdebatan soal siapa yang pantas meraih Ballon d'Or 2026 kembali mencuat setelah daftar 30 nominasi resmi dirilis. Lamine Yamal ikut masuk dalam bursa, bersaing dengan sejumlah nama top Eropa.
Pemain muda Spanyol itu membawa Barcelona menjuarai LaLiga dan mengantar Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Pencapaian tersebut membuat namanya dijagokan kuat meraih Si Bola Emas.
Kriteria Pemenang yang Dianggap Salah Kaprah
Yamal menilai dirinya sangat pantas diganjar Ballon d'Or 2026. Menurutnya, pesaing terdekatnya saat ini adalah bintang Real Madrid dan Timnas Prancis, Kylian Mbappe.
Dalam pandangan Yamal, dia dan Mbappe mewakili dua pemain terbaik dunia saat ini. Permainan keduanya dinilai menonjol ketimbang pemain lain.
Baginya, hal itu yang seharusnya menjadi acuan memenangkan Ballon d'Or, bukan memandang trofi yang dimenangkan atau jumlah gol yang dikumpulkan.
Pesaing Berat: Dembele dan Kane
Ousmane Dembele, pemenang Ballon d'Or musim lalu, kembali masuk nominasi setelah membawa Paris Saint-Germain juara Liga Champions. Harry Kane (Bayern Munich) turut masuk daftar usai mencatatkan 73 gol di level klub dan tim nasional.
Nama-nama tersebut menjadi penantang serius bagi Yamal dan Mbappe dalam perebutan gelar pemain terbaik dunia.
Pernyataan Lengkap Yamal
"Pemain terbaik di dunia adalah pemain yang Anda, sebagai komentator, tonton dan nikmati; Anda melihatnya dan menilai dia adalah pemain yang sangat berbeda dari yang lain," kata Yamal, dilansir dari Mundo Deportivo.
"Ketika fokus kembali ke hal itu dan pemain terbaik diakui, maka penghargaan ini harus diberikan kepada... Pemain terbaik di dunia," dia menambahkan.
"Jika pemain terbaik di dunia adalah yang terbaik, bukan yang mencetak gol terbanyak atau yang memenangkan gelar terbanyak, maka penghargaan itu akan kembali memiliki nilai sebenarnya," ujarnya soal Ballon d'Or.