EKONOMI360.ID — Dinas Sosial Kota Pekanbaru menyatakan warga yang terlibat judi online berisiko kehilangan akses bantuan sosial. Kepala Dinas Sosial Pekanbaru menegaskan penerima bansos yang ketahuan bermain judol bisa dicoret dari daftar penerima. Warga diminta segera memeriksa status kepesertaan mereka melalui kanal resmi agar tidak terkena dampak.
Kebijakan ini merujuk pada ketentuan pemerintah pusat yang melarang penerima bansos menggunakan dana bantuan untuk aktivitas perjudian. Dinas Sosial berwenang melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap data penerima secara berkala.
Mengapa Judol Bisa Menghilangkan Hak Bansos
Pemerintah pusat telah menginstruksikan seluruh dinas sosial daerah untuk memperketat pengawasan terhadap penerima bantuan. Warga yang terdeteksi aktif bermain judi online dianggap tidak lagi memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin yang layak dibantu.
Kepala Dinas Sosial Pekanbaru menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengidentifikasi penerima yang terlibat judol. Data transaksi dan aktivitas digital dapat menjadi dasar pencoretan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Siapa yang Paling Berisiko Kehilangan Bantuan
Penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi kelompok yang paling rentan terdampak. Jika terbukti bermain judol, nama mereka bisa dihapus dari daftar penerima pada periode pencairan berikutnya.
Warga yang pernah terdata sebagai penerima bansos namun memiliki riwayat transaksi judi online juga masuk radar pengawasan. Dinas Sosial akan melakukan verifikasi ulang sebelum menyalurkan bantuan tahap selanjutnya.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Warga Pekanbaru yang ingin memastikan status kepesertaan bansos dapat mengakses layanan resmi berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar, lalu klik "Cari Data".
- Sistem akan menampilkan status Anda sebagai penerima atau bukan penerima bansos beserta jenis bantuannya.
- Alternatif lain, unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Google Play Store dan daftar menggunakan NIK.
Jika nama Anda tidak muncul padahal merasa berhak, segera lapor ke kelurahan setempat untuk dilakukan musyawarah dan pembaruan data. Pastikan data yang terdaftar di DTKS sudah sesuai dengan kondisi terkini.
Jadwal dan Mekanisme Pencairan
Pencairan bansos di Pekanbaru mengikuti jadwal nasional yang ditetapkan Kementerian Sosial. Penyaluran dilakukan melalui bank penyalur yang ditunjuk, seperti Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk PKH dan BPNT, serta kantor pos untuk daerah tertentu.
Penerima yang namanya masih terdaftar akan menerima notifikasi melalui kelurahan atau pesan singkat dari bank penyalur. Jika tidak ada pemberitahuan, warga disarankan mendatangi kelurahan untuk memastikan statusnya.
Dinas Sosial Pekanbaru mengingatkan bahwa pencoretan akibat judol bersifat permanen untuk periode tertentu. Warga yang ingin kembali terdaftar harus melalui proses verifikasi ulang dan musyawarah di tingkat kelurahan.
Waspadai Penipuan Berkedok Bansos
Masyarakat diminta tidak mempercayai pihak yang menawarkan jasa "meloloskan" atau "mengembalikan" status penerima bansos dengan imbalan uang. Semua proses pendaftaran dan pencairan bansos tidak dipungut biaya apapun.
Jika menemukan indikasi pungli atau penipuan, laporkan ke Dinas Sosial Kota Pekanbaru atau kanal pengaduan Kementerian Sosial. Warga juga bisa menghubungi call center Kemensos di 1500-290 untuk informasi resmi.
Dinas Sosial menegaskan bahwa bantuan sosial diperuntukkan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan. Penggunaan dana bansos untuk judi online tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merugikan keluarga yang seharusnya terbantu.