H20 Hasilkan 39 Kerja Sama Perkuat Ekosistem Halal Global

Sabtu, 19 September 2026 | 15:29:31 WIB
Penandatanganan MoU antara BPJPH dengan lembaga halal luar negeri [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyatakan bahwa pada hari pertama pelaksanaan The 5th Summit of Halal 20 (H20), sebanyak 39 kerja sama strategis telah berhasil disepakati guna memperkokoh ekosistem jaminan produk halal di tingkat nasional maupun internasional.

“Kerja sama yang dihasilkan pada H20 ini menunjukkan bahwa penguatan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas sektor,” ujar Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH Abd. Syakur dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Kesepakatan tersebut terdiri dari 15 Mutual Recognition Agreement (MRA), empat Memorandum of Understanding (MoU), 19 Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta satu Nota Kesepahaman yang melibatkan BPJPH dan berbagai mitra strategis.

Melalui kemitraan ini, BPJPH terus memperkuat jaringan pengakuan sertifikasi halal internasional, memperluas kerja sama strategis, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang halal demi mewujudkan ekosistem jaminan produk halal yang terintegrasi dan kian tangguh.

“Melalui MRA, MoU, dan kerja sama penguatan sumber daya manusia, BPJPH terus membangun jejaring yang dapat mendukung terwujudnya jaminan produk halal yang semakin kuat, kredibel, dan diakui secara global,” ujar Syakur.

Penandatanganan 15 MRA dilakukan BPJPH bersama Halal Certification Bodies (HCBs) dari berbagai negara. Langkah MRA ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pengakuan serta penerimaan sertifikasi halal secara timbal balik antara Indonesia dan lembaga halal internasional.

Adapun 15 HCBs yang menandatangani MRA meliputi Halal Australia PTY, LTD, Halal Certification Services (HCS) Switzerland, Halal Certification Agency Vietnam, IGMG-EHZ European Institute of Halal Certification Germany, serta Halal Food Council of Europe (HFCE) Italy.

Selanjutnya yaitu Centro Islámico de la República Argentina, Halal Correct Spain, Halal Standard Committee of the Spiritual Board of Muslims of the Republic of Tatarstan, Halal Science and Certification Center (HSCS) Tunisia, hingga GHC Global Halal Certification Company Limited Vietnam.

Selain itu, terdapat THA New Zealand Limited, Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO), Instituto Halal de Portugal (IHP), Fambras Certification SAS Colombia, dan ANIC Halal Authority.

Di samping MRA, BPJPH turut menandatangani empat MoU dengan sejumlah mitra internasional, seperti Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Korea, UniGlobal Trainbiz (Shanghai) Co., Ltd., Wagstaff Food Service Pty Ltd Australia, serta Islam Channel Limited.

Kemitraan tersebut berfokus pada penguatan kolaborasi strategis demi mendorong pertumbuhan ekosistem halal sekaligus memperluas jaringan kerja sama internasional BPJPH.

Pada lingkup nasional, pengembangan kompetensi SDM menjadi salah satu pilar utama dalam kesepakatan H20. BPJPH menjalin 19 PKS dengan Lembaga Pelatihan Halal (LPK) guna meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM di bidang jaminan produk halal.

Tak hanya itu, BPJPH juga menandatangani satu Nota Kesepahaman bersama PT Agri Tekno Karya sebagai bagian dari langkah kolaboratif memperkuat ekosistem jaminan produk halal

Tags

Terkini