Budi Arie Sebut Gibran "Anak Emas" Jokowi, Kaesang Diarahkan ke Legislatif

Budi Arie Sebut Gibran

EKONOMI360.ID — Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai Gibran Rakabuming Raka sebagai putra yang menjadi prioritas politik Joko Widodo. Penilaian itu muncul saat ia menjawab pertanyaan soal siapa di antara Gibran dan Kaesang Pangarep yang layak disebut "anak emas" Jokowi. Budi Arie lantas menyarankan pembagian ranah kekuasaan, dengan Gibran di eksekutif dan Kaesang di legislatif.

Pernyataan itu disampaikan Budi Arie dalam perbincangan di siniar yang tayang melalui kanal YouTube Hendri Satrio pada 16 September 2026. Ia menjawab langsung pertanyaan mengenai siapa yang paling diprioritaskan Jokowi di antara kedua putranya.

"Ya pasti anak pertama lah, Mas Gibran," ujar Budi Arie.

Alasan Gibran Dinilai Jadi Prioritas Utama

Menurut Budi Arie, posisi Gibran dalam pemerintahan saat ini berbeda dengan Kaesang yang juga aktif di dunia politik. Ia menilai keduanya tidak seharusnya berada di rumpun kekuasaan yang sama.

"Cuma kan tidak bisa dua-duanya di eksekutif. Satunya legislatif lah," tegasnya.

Pandangan tersebut muncul ketika Budi Arie membahas arah dukungan politik Jokowi terhadap kedua putranya. Gibran dinilai telah mengisi posisi di ranah eksekutif, sementara Kaesang disebut lebih cocok mengambil peran di sektor legislatif.

Pembagian Peran Eksekutif dan Legislatif

Budi Arie berpandangan bahwa pembagian peran antara eksekutif dan legislatif bisa menjadi pilihan dalam menata peran politik kedua putra Jokowi. Dengan skema itu, satu berada di ranah pemerintahan dan yang lain menjalankan fungsi di lembaga legislatif.

Ia mengaitkan pembagian tersebut dengan kebutuhan menjaga keseimbangan antarcabang kekuasaan, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Menurutnya, penempatan keduanya di dua ranah berbeda menjadi cara menghindari penumpukan kekuasaan di satu cabang.

Apa Artinya bagi Peta Politik ke Depan

Pernyataan Budi Arie sekaligus memperlihatkan pandangannya bahwa kiprah politik Gibran dan Kaesang dapat ditempatkan pada ranah yang berbeda. Gibran di eksekutif, Kaesang di legislatif.

Sebagai ketua umum Projo, sikap Budi Arie turut dibaca sebagai sinyal arah dukungan organisasi relawan yang selama ini dekat dengan lingkaran Jokowi. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa pembagian ranah kekuasaan menjadi pertimbangan utama dalam menata posisi politik kedua putra mantan presiden tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Gibran maupun Kaesang atas pernyataan Budi Arie.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index