Denuvo Gugat Peretas Anonim voices38 atas Pembobolan DRM di 26 Game PC

Denuvo Gugat Peretas Anonim voices38 atas Pembobolan DRM di 26 Game PC

Denuvo, pengembang perangkat lunak Anti-Tamper dan DRM, membawa perang melawan pembajakan game ke meja hijau. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam upaya perusahaan melindungi teknologi proteksinya dari aksi cracking yang makin agresif.

Duduk Perkara: Bukan Pelanggaran Hak Cipta Biasa

Alih-alih menempuh jalur pelanggaran hak cipta tradisional, gugatan Denuvo bersandar pada ketentuan anti-circumvention dalam DMCA. Ketentuan itu melarang pembobolan kunci digital yang mengontrol akses ke karya berhak cipta, termasuk distribusi alat dan instruksi yang membantu orang lain melewati perlindungan tersebut.

Pendekatan ini penting karena Denuvo sebenarnya tidak memiliki hak cipta atas game-game yang disebutkan. Perusahaan hanya memiliki dan melindungi teknologi Anti-Tamper-nya.

26 Game yang Disebut dalam Gugatan

Dokumen gugatan mencantumkan 26 judul game yang disebut telah dibobol perlindungannya. Sejumlah judul populer masuk daftar itu, termasuk Hogwarts Legacy, Black Myth: Wukong, Resident Evil Requiem, dan Doom: The Dark Ages.

Identitas voices38 Masih Misteri

Yang membuat kasus ini menarik, Denuvo tidak mengetahui identitas asli voices38. Dalam gugatan, pihak tergugat hanya disebut sebagai pihak yang tidak dikenal, bersama sepuluh tergugat lain yang juga tidak disebutkan namanya.

Denuvo merujuk sejumlah akun Reddit dan Discord serta profil Steam yang diyakini terhubung dengan aktivitas cracking tersebut. Perusahaan berpeluang meminta informasi dari platform-platform itu sebagai bagian dari proses hukum.

Aktivitas voices38 yang Makin Ramai

Belakangan ini voices38 tercatat cukup aktif. Laporan menyebut makin banyak game berproteksi Denuvo yang dibobol oleh peretas anonim tersebut.

Rilis terbaru yang disebut terkait mencakup Star Wars: Outlaws, Persona 3 Reload, dan Prince of Persia: The Lost Crown.

Dampak ke Industri Game Global

Bagi Denuvo, gugatan ini bisa menjadi jalan untuk mengidentifikasi salah satu figur paling aktif di dunia cracking game terkini. Namun kasusnya masih di tahap awal, dan tuduhan Denuvo belum diuji di pengadilan.

Perkembangan kasus ini akan dipantau industri game global, termasuk pengembang dan penerbit yang selama ini bergantung pada teknologi Anti-Tamper untuk melindungi karya mereka di hari-hari pertama peluncuran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index